Home / Hukum / Penyebab Kebakaran Belum Diketahui Pasti

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui Pasti

Palembang, BP

Pascakebakaran di Jalan Faqih Usman Lorong Firma Kelurahan 4-5 Ulu RT 14 RW 04 kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (29/7) lalu, bantuan mulai berdatangan dan sangat membludak. Namun, hingga memasuki 3 hari terjadinya kebakaran tersebut, belum diketahui pasti penyebabnya mengingat Ferri (38) yang memiliki rumah sebagai sumber awal titik api hingga saat ini melarikan diri dari kemarahan warga.

Demikian diungkapkan ketua RT 14, Dian Rahmanto (44) mengatakan bahwa kebakaran tersebut tak hanya menghanguskan 52 rumah namun juga membakar amarah warga terhadap Ferri yang hingga saat ini belum diketahui batang hidungnya.

“Ya wajar sajalah kalau warga marah, karena sumber awalnya dari sana. Tapi saya sudah memberikan pengertian kepada warga kalau ini adalah musibah dan harus dihadapi dengan kepala dingin,”ungkap Dian diwawancarai di sela tenda darurat warga korban kebakaran, Jumat (31/7).

Menurut Dian, pada saat kejadian rumah Ferri memang dalam keadaan kosong dan istri Ferri sedang berada di kantor Pos untuk mengambil dana PKH dari pemerintah.

“Ferri saat ini belum muncul, karena warga masih marah. Beberapa waktu ada keluarganya yang lain datang ke tempat rumahnya yang telah menjadi puing-puing guna mengais barang-barang yang mungkin masih tersisa. Namun yang terpenting saat ini kami butuh kepedulian berbagai pihak, terutama untuk mengatasi bagaimana nasib tempat tinggal warga setelah terjadinya bencana ini,” kata Dian.

Dijelaskan Dian, pihaknya sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk keberlangsungan hidup warganya.

“Kalau bantuan cukup banyak, mulai dari beras, mie, tenda, kasur, dapur dan lain sebagainya, kami sangat berterimakasih. Namun andaikata memungkinkan dibantu, warga sangat ingin dibangunkan tempat tinggal walau seadanya dari kayu hanya untuk berteduh dan kembali melanjutkan hidup seperti sediakalanya,” harap Dian.

Sementara itu, ditemui di Lokasi pengungsian, PLT Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sumsel, Belman Karmuda mengungkapkan bahwa pihaknya telah memikirkan apa yang menjadi harapan warga korban kebakaran tersebut.

“Namun tidak bisa sekaligus, untuk sementara ini bantuan dari kita bentuknya tanggap darurat untuk seminggu kedepan seperti makanan, terpal, kasur, pakaian dan lain sebagainya. Setelah ini, akan kita data ulang korban-korbannya untuk nanti diajukan ke Gubernur tentang apa yang bisa dibantu,” tukasnya.

Dikatakan Belman, pihaknya telah melayangkan surat ke kementerian sosial untuk pengajuan bantuan khususnya tempat tinggal warga korban kebakaran.

“Karena ini skalanya nasional, lebih dari 50 KK yang menjadi korban. Sudah kita layangan surat, mungkin dalam 3 hari ini akan ada tim survey kemensos yang akan datang untuk memantau. Biasanya proses selama 1,5 bulan dan 15juta nominalnya. Apakah uang cash atau berupa BBR (bahan bangunan rumah-red), itu tergantung penilaian mereka,” jelasnya.

Hingga saat ini, sambung Belman, pihaknya mengimbau berbagai pihak untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada korban kebakaran tersebut.

“Kita juga akan koordinasi dengan pemerintah kota, karena mereka juga ada bantuan dan jangan sampai malah bantuan ini tumpang tindih. Intinya agar bisa benar-benar termanfaat oleh korban kebakaran ini, begitujuga dengan peranan masyarakat baik itu swasta juga untukk turut berperan membantu,” pungkasnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...