Home / Headline / Kuota Rehabilitasi Pecandu Narkoba Baru Terpakai 37 Persen

Kuota Rehabilitasi Pecandu Narkoba Baru Terpakai 37 Persen

IMG_20150731_143209
Palembang, BP
Hingga memasuk awal Agustus 2015, kuota rehabilitasi terhadap pecandu narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel masih banyak yang belum terpakai. Dari 2.431 kuota, baru 37 persen terpakai atau sekitar 900 orang warga Sumsel yang telah direhabilitasi. Untuk itu, BNN terus mengimbau warga Sumsel pecandu narkoba untuk memanfaatkan program ini secara terbuka dan gratis.
Demikian diungkapkan Kepala BNN Sumsel M Iswandi Hari. Melalui program 100 ribu rehabilitasi pecandu narkoba, Sumsel memiliki kuota 2.431 orang dan belum semuanya terpenuhi. “Sebenarnya ini karena mandset masyarakat yang berpikir kalau rehabilitasi ini akan dipenjara atau dikenakan biaya. Padahal tidak, kita sangat welcome untuk merehabilitasi masyarakat tanpa biaya dan tanpa ditahan. Murni untuk kesembuhan masyarakat itu sendiri,” kata Iswandi kepada BeritaPagi, Jumat (31/7).
Jadi, sambung Iswandi, bagi masyarakat yang merasa sudah kecanduan narkoba dan sangat ingin sembuh pihaknya akan membantu semaksimal mungkin. “Aturannya sudah seperti itu, kalau positif menggunakan tanpa ada barang bukti maka akan direhabilitasi. Begitu juga andaikata ada datang kekita dengan narkoba yang digunakan untuk dirinya sendiri maka akan kita fasilitas yaitu dengan memberikan rekomendasi ke pengadilan dan ke kejaksaan untuk direhabilitasi. Jadi jangan takut, kita akan bantu kalau memang mau sembuh,” bebernya.
Menurut Iswandi, perlakuan terhadap pecandu narkoba saat ini sudah sangat humanis dan cukup membantu. “Kalau dulu pecandu ini kan di Sell, sekarang tidak, kita akan rehabilitasi selama 3 bulan sampai satu semester agar benar-benar sembuh. Saya sangat ingin Sumsel ini bebas narkoba, ada empat tempat kita untuk merehabilitasi pecandu yaitu Ar-Rahman, Intan Mharani, Mitra Mulya, dan Hidayah Foundation,” jelasnya.
Dari 900 warga yang saat ini tengah direhabilitasi, lanjut Iswandi, ada 600 warga kota Palembang dan sisanya dari beberapa kabupaten/kota lain. “Macam-macam profesinya, mulai dari profesi menonjol seperi perbankan, PNS, BUMN, sampai-sampai ada juga anggota Polisi sebanyak 49 orang. Kita yakin masih banyak yang kecanduan ini dan sayang kalau program ini tidak dimanfaatkan, silakan datang ke BNN dan kita jamin aman demi kesembuhan pecandu itu,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar razia-razia dalam pemberantasan narkoba. Seperti yang dilakukan pada Jumat (31/7) dinihari di dua lokasi diskotek yaitu Centre Stage dan Darma Agung. “Semalam kita menjaring 32 orang, 10 di antaranya perempuan dan dari hasil tes urine mereka positif memakai narkoba. Kita tentu akan rehabilitasi mereka, kami berharap masyarakat khususnya pecandu narkoba untuk lebih mau memanfaatkan rehabilitasi ini,” katanya. #bel
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Merekam Jejak Calon DPD RI Asal Sumsel

Palembang, BP Masyarakat calon pemilih di Sumatera Selatan mulai bersiap untuk mengamati, dan menilai rekam jejak para bakal calon senator ...