Home / Headline / Siap Tempur Jika Ada Dana Talangan

Siap Tempur Jika Ada Dana Talangan

Bila dana sponsor tak cair, maka SFC akan mengunakan dana talangan untuk turun di PIS.

Palembang, BP

Setelah resmi mendaftarkan diri mengikuti turnamen Piala Indonesia Satu (PIS), saat ini manajamen Sriwijaya FC (SFC) mulai menghitung berapa dana yang harus disiapkan.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Yuliar mengatakan, pihaknya masih berharap suntikan dana segar dari para sponsor tradisional, seperti Bank Sumsel Babel, PT Bukit Asam (PTBA), dan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE). Komunikasi terus dilakukan dan cukup intens. Tapi, belum membuahkan hasil. Yuliar cukup memahami bila para sponsor masih butuh waktu. Para sponsor masih harus melihat apakah benar PIS benar-benar bergulir dan SFC akan turun dalam turnamen pramusim tersebut.

Dia mengatakan, pihak sponsor butuh bukti konktrit untuk membuat laporan, dan hal itu bisa dimaklumi manajemen SFC. Oleh sebab itulah manajemen tidak terlalu ngotot. Bila dana dari sponsor tidak juga cair saat turnamen PIS telah digulirkan, maka manajemen akan mengunakan dana talangan terlebih dahulu.

“Tapi dana ini akan diganti dari sponsor kalau sudah mencairkan dananya,” kata Yuliar saat ditemui di KONI Sumsel, Palembang, Kamis (30/7).

“Solusi mengunakan dana talangan ini harus ditempuh karena memang sponsor sulit ditaksir kapan akan mencairkan dananya,” tambahnya.

SFC membutuhkan dana untuk membayar gaji pemain, operasional tim, biaya transportasi, dan biaya lainnya. Mengunakan dana talangan akan sulit terelakkan. Mantan Direktur Bank Bengkulu itu belum menyebutkan jumlah yang dibutuhkan SFC untuk mengarungi turnamen PIS.

“Kami belum hitung jumlahnya, karena sistem pembayaran pemain juga belum ditentukan,” katanya.

Manajemen dan pemain belum duduk satu meja membahas sistem pembayaran pemain untuk turun di PIS. Tapi sejauh ini, manajemen punya tiga opsi untuk membayar pemain selama PIS. Yakni, membayar gaji pemain dari kontrak singkat selama tiga bulan, mengaji pemain per pertandingan dan memotong dari kelebihan bayar musim ini.

“Itu masih belum diputuskan, masih harus dibicarakan dengan pemain, jadi nanti saja, atau bisa tanya dengan Manajer SFC,” jawab Yuliar.

Yuliar mengatakan, bila sistem atau ada kesepakatan angka pada pemain terkait imbalan dari tenaga pemain selama turnamen, barulah bisa ditaksir berapa rupiah yang dibutuhkan dalam PIS.

“Jadi sekarang belum bisa kami sebutkan, sama halnya dengan siapa yang memberikan dana talangan juga belum dapat kami sampaikan, tapi kami tegaskan bila SFC akan turun di PIS dan mengenai dana tidak ada kendala, tapi kami tetap berharap sponsor segera mencairkan dana buat SFC,” kata Yuliar. #zal
logo-sfc-kuning

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Masyarakat Gandus dan Pulokerto Perlu Perbaikan Jalan

Palembang, BP   Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dapil I kota Palembang, Kartak Sas mengatakan, jalan mulai kawasan Musi II ...