Hotel Rp200 Miliar Berkutat Dengan Lahan

Palembang, BP

Setelah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Indonesia Tourism Development Corperatition (ITDC) untuk pembangunan hotel di pinggir Sungai Musi senilai Rp200 miliar, urusan mendirikan hotel di Palembang masih akan panjang.

Hingga kini, untuk titik lahan yang akan digunakan dalam pembangunan hotel mewah belum diketahui persis. Bahkan soal lahan, saat ini masih menjadi kendala serius dalam pembagunan.

“Tinggal menentukan titik lahan saja,” kata Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi Kota Palembang Sudirman Tegoeh, baru-baru ini.

Sudirman menjelaskan, jika titik lahan dan rencana pembebasan lahan masih dikaji dan belum selesai dibahas. Termasuk mengenai persyaratan pembangunan hotel yang akan dilakukan di tepian Sungai Musi.

Namun pihaknya sendiri sangat berorientasi pada konsep dan percepatan pembangunan kawasan sungai ini. Bahkan Pemko Palembang sudah menggandeng konsultan yang andal di bidangnya dengan membuat sejenis master plan digital animasi yang lebih terintegrasi seperti kawasan Jakabaring.

“Sudah ada konsultan yang akan bekerja sama, nantinya konsultan ini akan memaparkan konsep penataan sungai dari asfek wisata. Titik yang pas untuk sentra kuliner, perhotelan, hingga sektor penunjang lainya sehingga investor lebih cepat melakukan pembangunan dengan perencana yang matang,” katanya.

Sebelumnya, Adi Rusman, Kabid Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Besar Sungai Wilayah Sumatera VIII mengatakan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menentukan dan mengkaji pembangunan hotel ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam MoU yang dilakukan beberapa waktu lalu, kedua belah pihak sepakat, kawasan tepian Sungai Musi tidak hanya dibangun hotel berbintang yang menelan anggaran Rp 200 miliar. Namun, akan menjadi kawasan wisata yang lengkap seperti  di Chao Phraya Thailand.

Diharapkan Kawasan Seberang Ulu nanti akan menjadi kawasan yang mampu menggaet para wisatawan. Termasuk terlaksana roda perekonomian masyarakat Palembang di tepian musi akan lebih cepat berkembang. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Data Penduduk Miskin Tidak Berubah, Dinsos Sensus Ulang

Palembang, BP–Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) masih menggunakan data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 lalu ...