Home / Headline / Tiga Kurir Shabu Diringkus di Ibukota PALI

Tiga Kurir Shabu Diringkus di Ibukota PALI

DSC_0778

PALI, BP
Jajaran Reserse Kriminal Kepolisian Sektor  Talang Ubi,  yang dipimpin Ipda Rusli, SH, berhasil menggulung jaringan peredaran narkoba jenis shabu-shabu di Pendopo, ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Informasi yang dihimpun BeritaPagi, penangkapan terhadap para tersangka pelaku berlangsung Selasa (28/7) sekitar pukul 11.30. Salah satu tersangka, Yasak alias Nain (45), warga Dusun Suban Ulu, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, ditangkap saat sedang melintas di jalan Talang Tumbur, Kecamatan Talang Ubi.

Dari tangan Yasak, petugas berhasil menemukan satu paket hemat shabu yang sempat dibuangnya ke tanah. Tak cukup di sana, dari nyanyian tersangka, petugas melakukan pengembangan dan mengetahui barang haram tersebut diperoleh dari tangan tersangka Candra Kirana alias Andra (37).

Tak ayal, info tersebut membuat petugas kepolisian langsung mengarah ke rumahnya di Talang Baru, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, dan berhasil menemukan alat isap shabu (bong) serta uang tunai Rp500 ribu dari hasil transaksi narkotika, yang disimpannya di lemari dapur.

Belum puas dengan dua tangkapan, petugas kepolisian kembali mengejar sumber shabu dengan memancing kurir lainnya yakni Yandi (31), warga Dusun III, Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, untuk memesan paketan shabu lagi melalui tersangka Andra.

Saat melakukan transaksi di perkebunan karet di Desa Purun, Kecamatan Penukal, tanpa rasa curiga tersangka Yandi datang. Langsung saja dilakukan penggrebekan dan penggeledahan di tubuhnya hingga ditemukan satu paket hemat shabu terselip di bungkus rokok miliknya.

Penyisiran pun berlanjut. Satu paket shabu lagi berhasil ditemukan di bawah dedaunan pohon karet yang berjarak satu meter dari lokasi tersangka berdiri.

Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban, SIK, SH mengatakan, pihaknya berkomitmen akan melakukan pengembangan lebih lanjut, untuk menangkap pemasok utama narkoba ini. “Kita sudah kantongi nama-nama bandarnya, dan saat ini anggota kita dalam proses pengejaran,” tegasnya.

Pengakuan tersangka Yandi, dirinya mendapatkan narkoba tersebut dari tangan Dd (DPO), warga Desa Air Itam, Kecamatan Penukal. “Aku cuma ngantarkan bae, Pak. Palingan aku cuma dapat ongkos rokok dari upah antar itu. Dan baru beberapo hari inilah aku gawe seperti ini,” akunya. #hab

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

1.048 Bacaleg Daftar KPU Sumsel

Palembang, BP Sebanyak 1.048 nama bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD Sumsel periode 2019-2024, resmi mendaftar ke KPU setempat, hingga ...