Home / Hukum / Bandar Shabu Ditangkap Saat Berduaan Dengan Istri Muda

Bandar Shabu Ditangkap Saat Berduaan Dengan Istri Muda

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO BANDAR SHABU- Akhmad Kailani alias Kay (49) seorang bandar sabu yang menjadi Target Operasi saat diamankan di Mapolsek SU II, Rabu (29/7).

BP/BELLY CASIO
BANDAR SHABU- Akhmad Kailani alias Kay (49) seorang bandar sabu yang menjadi Target Operasi saat diamankan di Mapolsek SU II, Rabu (29/7).

Setelah sekian lama menjadi Target Operasi (TO), Akhmad Kailani alias Kay (49) bandar narkoba yang sering meresahkan akhirnya diciduk jajaran anggota Mapolsek Seberang Ulu II, Rabu (29/7) sekitar pukul 01.00 dinihari. Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita 71 paket shabu-shabu yang ditaksir senilai lebih dari Rp50 juta.

Menurut Kapolsek Seberang Ulu I AKP Javet, penangkapan tersangka atas perintah Kapolresta Kombespol Tjahyono yang menginstuksikan setiap jajaran untuk lebih mengintensifkan kinerja khususnya di ruang lingkup wilayah Seberang Ulu II.

“Kita lakukan razia, sekitar pukul 01.00 dinihari di kawasan Jalan Telaga Swidak. Terjaringlah pelaku yang saat itu sedang bersama istri mudanya, setelah kita lihat ternyata pelaku ini memang TO kita,” kata Kapolsek.

Menurut Javet, pelaku diamankan atas kepemilikan senjata tajam yang dibawanya. Namun, petugas yang mencurigai lantas menggiringnya ke kediaman Kay yang terletak di Jalan Tangga Takat, Lorong Nurul Huda Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II.

“Saat di rumah tersangka kami menyita 71 paket shabu dengan rincian 69 paket kecil dan dua paket besar. Totalnya ada 3,25 ons, ada juga timbangan digital dan sebilah senjata tajam. Saat ini kita masih lakukan pengembangan,” tukasnya.

Sementara itu, pelaku Akhmad Kailani (49) yang merupakan residivis kasus jambret ini mengaku pada saat razia dirinya hendak membeli obat karena istri mudanya tengah hamil tiga bulan. Dirinya mengaku telah 5 tahun menjalani pekerjaan sebagai bandar shabu yang diambilnya dari seseorang bernama Zaki yang berada di kawasan 5 Ulu.

“3 ons itu habis dalam seminggu Pak, untungnya bisa lebih dari 5 juta setiap minggunya. Saya dan istri sering juga mengonsumsi shabu, jadi untungnya juga buat dipakai sendiri. Dulu saya sering menjambret dan merampok Pak, tapi sekarang jual shabu saja karena untungnya cukup menjanjikan. Menyesal Pak, tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur,” bebernya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Petani Tewas Ditembak Pencuri

Muarabeliti, BP–Diduga memergoki aksi pencurian, Koni (49) tewas dengan luka tembak di dada dan luka bacok di kepala. Peristiwa yang ...