Home / Bisnis / Masyarakat Cenderung Beli Dolar

Masyarakat Cenderung Beli Dolar

Palembang, BP

Di saat nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), masyarakat Kota Palembang justru lebih banyak membeli dolar AS ketimbang menjual. Peningkatan pembeli sekitar 5-10 persen.

“Transaksi belum naik secara signifikan, pembeli 40-50 orang per hari, dolar yang paling banyak dibeli yakni dolar Amerika, dolar Singapura dan Ringgit Malaysia, hal ini karena masih ada masyarakat yang mempergunakannya untuk berbagai kepentingan seperti liburan, jadi masih banyak yang beli,” kata Chika, Manager Pemasaran La Tunrung Palembang.

Baca:  Kenalkan Fungsi Kebanksentralan

Berdasarkan pantauan, Selasa (28/7), rupiah terhadap dolar semakin merosot saja, sekitar Rp13.312 dibandingkan hari sebelumnya Rp13.304. Sementara Branch Manager (BM) Mandiri Sekuritas Palembang Aidil Idham mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merosot pada akhir sesi pertama perdagangan saham. Merosotnya indeks akibat dari melemahnya beberapa sektor seperti industri, agribisnis, dan lainnya.

Baca:  Fokus Garap Sektor Bisnis

Menurut dia, pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan menjadi sorotan pelaku pasar modal. Risiko terus melemahnya nilai rupiah akibat isu kenaikan suku bunga AS dimungkinkan masih akan terjadi. Oleh karena itu, IHSG diperkirakan akan bergerak negatif dengan rentang support batas bawah sekitar 4.850, dan resistant batas atas sekitar 4.930.

“Kekhawatiran terhadap lemahnya nilai mata uang rupiah, memicu para investor untuk mencari saham yang tergolong aman ataupun mampu memberikan keuntungan. Jelas, penguatan dolar AS ini akan terus terjadi seiring dengan kebijakan bank sentral AS,” katanya.

Baca:  Laku Pandai Sasar Siswa

Kurs rupiah terus merosot seiring semakin rendahnya harga komoditas, termasuk komoditas ekspor unggulan Indonesia. Saat ini rupiah bergerak antara Rp13.443-Rp13.480 per dolar AS. Padahal, sebelum Lebaran rupiah menyentuh Rp13.129 per dolar AS.#pit

x

Jangan Lewatkan

Pengamat Properti Angkat Bicara Soal Kejadian BEI

Palembang, BP Runtuhnya bangunan disebabkan sejumlah faktor, hal yang lazim terjadi menurut Pengamat Properti di Sumsel Novrizal Handoko bahwa, masih ...