Home / Headline / 7,1 Ton Sisa Daging Jatah Sumsel

7,1 Ton Sisa Daging Jatah Sumsel

IMG-20150727-01975

Palembang, BP
Hingga kini masih ada tersisa 7,1 ton daging untuk kebutuhan Sumatera Selatan. Sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan daging di Sumsel, Pemprov Sumsel mendatangkan daging sapi segar dari Subang, Jawa Barat sebanyak 15 ton. Namun sampai 11 hari penjualan beberapa waktu lalu terutama hanya terjual 7,9 ton daging.
Kini sisa daging segar itu disimpan di Gudang Bulog di Kenten. “Masih ada sisa 1,7 ton. Bulog kini yang mengatur penjualannya. Daging disimpan di gudang yang memiliki pendingin dengan suhu di bawah 20 derajat celcius,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel Permana usai rapat paripurna di DPRD Sumsel, Selasa (28/7).
Menurutnya, penjualan daging asal Subang dilakukan bukan untuk bersaing dengan daging sapi lokal. Melainkan untuk memenuhi pasokan dan kebutuhan daging di Sumsel per Juli 2015. Namun ternyata masyarakat Sumsel lebih memilih daging sapi lokal.
“Kita akui ada kesalahan mekanisme dan teknis penjualan, yang sebelumnya sudah kami ingatkan ke pemerintah pusat,” katanya.
Kesalahan itu di antaranya, penjualan daging Subang hanya diperuntukkan pedagang, dan baru kemudian dibeli oleh masyarakat Sumsel. Pihaknya juga hanya mengajak kerja sama penjualan daging di lima pasar yang dipilih Kementerian Perdagangan. Yakni Pasar Pal Lima, Pasar Cinde, Pasar Lemabang, Pasar Kebon Semai, dan Pasar Kuto. Ditambah lagi karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat dan ini menjadi evaluasi ke depan.
Terkait kualitas daging Subang tersebut, Permana memastikan, kualitasnya akan tetap bagus dan terjamin sesuai dengan suhu penyimpanan daging.
Akibat dari penjualan daging Subang yang tidak laku habis itu, harga daging di Sumsel, terutama di Palembang masih tinggi sampai saat ini, yakni sekitar Rp120.000 per kg.
Nantinya, Bulog akan menggencarkan penjualan daging Subang tersebut agar stok yang ada bisa habis secepatnya.
“Akan dijual murah Rp94.000 per kg. Sebelumnya kita jual Rp99.000 per kilonya,” katanya.
Tidak hanya itu, masyarakat Sumsel juga bisa membeli langsung daging tersebut dengan membentuk komunitas atau ikut asosiasi, bukan perorangan. #osk

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...