Home / Headline / Dor, Empat Pembobol ATM Tersungkur Ditembak

Dor, Empat Pembobol ATM Tersungkur Ditembak

Palembang, BP

BP/Haris Suprapto DITEMBAK-Enam spesialis bobol ATM dan Ruko saat diamankan di Polresta Palembang, Minggu (26/7).

BP/Haris Suprapto
DITEMBAK-Enam spesialis bobol ATM dan Ruko saat diamankan di Polresta Palembang, Minggu (26/7).

Empat dari enam kawanan spesialis bobol mesin ATM dan gudang di Kota Palembang, harus merasakan perih di kakinya, setelah diterjang timah panas petugas Unit Pidum, Satreskrim Polresta Palembang, Sabtu (25/7) malam. Ketiga pelaku yakni Herman alias Eman (33), Bobby (43), Hendri alias Bongkeng (24) dan Andi Saputra alias Anggi (24). Serta dua pelaku lain, yakni Muhammad Rozali alias Jali (15) dan Wahyu Saputra alias Black (14).

Informasi yang dihimpun komplotan ini sempat terlibat di beberapa aksi kejahatan, seperti pembobolan mesin ATM Mandiri di Kecamatan IB II dan ATM BRI di Jalan Soekarno Hatta dan ATM Bank Sinarmas, di Kecamatan SU II Palembang dengan cara dirusak menggunakan mesin las.

Kemudian, kawanan pelaku juga sempat terlibat aksi pencurian sedikitnya di tujuh ruko dan gudang, seperti di kawasan Sukarame, Sako dan KM 12. Serta selain ke enam pelaku, aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti barang hasil kejahatan, diantaranya puluhan dus sugu mesin. Serta satu unit mobil Honda Jazz BG 1898 AQ dan motor Honda CBR, sepeda, tang besar, kompresor, alat las, selang gas dan cat semprot yang digunakan untuk menutupi kamera pengawas yang ada di ATM.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto, melalui Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi mengatakan, sejauh ini petugas masih terus melakukan pengembangan, karena masih ada tiga pelaku lain yang masih dalam pengejaran.

“Enam tersangka ini sedikitnya terlibat di sembilan lokasi dan kini sudah diamankan serta empat pelaku terpaksa kita beri tindakan tegas karena berusaha kabur dan melawan ketika dilakukan penangkapan,” ujarnya, Minggu (26/7).

Sementara itu, tersangka Anggi yang mengaku sempat terlibat di tiga lokasi kejadian hanya kebagian uang Rp800 ribu dari hasil pencurian di sebuah gudang di kawasan Sukarami. Sedangkan di dua lokasi ATM tidak berhasil, karena diketahui petugas keamanan.

“Kalau gudang di Soak, sekitar pertengahan puasa, sepuluh hari kemudian coba bongkar ATM di daerah bukit, tapi kehabisan gas dan lima hari berikutnya di Sukarno Hatta, tapi tidak dapat apa-apa karena ketahuan satpam,” ujarnya.

#ris

x

Jangan Lewatkan

Lahan Diserobot , Puluhan Petani Padi Asal OKI Tidak Menanam Padi

Palembang, BP Puluhan petani padi dari tiga Desa (Tirtamulya, Tepungsari, Margatani) Kecamatan Airsugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam tidak ...