Home / Headline / Buronan Kasus Pembunuhan Ditangkap Saat Kumpul Keluarga

Buronan Kasus Pembunuhan Ditangkap Saat Kumpul Keluarga

IMG_506847109602

Inderalaya, BP

Saat tengah kumpul bersama keluarganya di malam takbiran, buronan kasus pencurian dengan perampasan (curas) sekaligus satu dari belasan daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan yang menewaskan dua warga Desa Arisan Deras, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) 3 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2012, ditangkap unit reskrim Polsek Tanjung Raja.

Tersangka bernama Yohanis (38), warga Dusun I Desa Kota Daro 2, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten OI. Ia diciduk petugas ketika tengah berada di kediamannya di Desa Kota Daro, Kecamatan Rantau Panjang.

Kapolres OI AKBP Denny Y Putro SIk melalui Kapolsek Tanjung Raja AKP Herman Rozie, SH mengatakan, pria yang kesehariannya berprofesi sebagai petani ini diringkus berdasarkan informasi yang diterima oleh pihaknya jika satu dari belasan DPO kasus pembunuhan tersebut, tengah kumpul bersama keluarganya menjelang hari raya Idul Fitri 1436 H, Rabu malam lalu. Berbekal informasi itu, petugas langsung melakukan pengecekan.

“Pada malam itu tengah berada di rumahnya. Guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dari rumahnya, tersangka langsung kita bawa ke Mapolsek,” ujar Kapolsek Tanjung Raja AKP Herman Rozie SH, Sabtu (18/7). Penangkapan satu dari belasan pelaku yang terlibat aksi pembunuhan dan curas itu, dikatakan Kapolsek, berdasarkan laporan bernomor LP / 09 / B / I / 2012.

Pada Jumat (16/7/2012) malam lalu, dua korban  bernama Sangkut dan Yudi. Kedua korban warga Desa Arisan Deras Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten OI tewas mengenaskan dipenuhi luka bacok dan tusuk di sekujur tubuh usai dieksekusi kawanan Yohanes cs dengan mengenakan golok, pisau dan benda tumpul lainnya. Korban dieksekusi oleh kawanan Yohanes cs setelah dijemput dari rumahnya dan dibawa ke suatu lokasi yang berjarak tak jauh dari kediaman keda korban.

“Empat dari belasan tersangka yang lain diantaranya yakni Fuad, Muslim alias taim dan Junaidi, termasuk juga tersangka Yohanes saat ini tengah menjalani hukuman. Kita akan terus mengejar tersangka lain yang terlibat pembunuhan sadis tersebut,” jelasnya

Alasan melakukan pembunuhan terhadap kedua korban yang masih terbilang keponakan itu, menurut keterangan teman pelaku yang tertangkap terlebih dahulu bernama Muslim alias Taim (40), mengungkapkan, tindakan pembunuhan itu berawal jika ia merasa kesal terhadap kedua korban dan menuduh jika Sangkut dan Yudi telah mencuri sepeda motor milik salah seorang rekan pelaku. Atas tuduhan itulah yang mendasari kawanan Yohanes cs berencana mengkesekusi korban hingga tewas. #hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tatib DPRD Sumsel Makin Jelas

Palembang, BP   Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Elianuddin HB menilai fungsi komisi, fungsi alat-alat dewan, Banmus ...