Home / Headline / Saat Shalat Ied, Jembatan Ampera Ditutup

Saat Shalat Ied, Jembatan Ampera Ditutup

20150601_155102_resized-2z7oww07zg14ai2cdgeq6i

Palembang, BP
Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbiran secara keliling, namun lebih menyarankan masyarakat takbiran di tempat-tempat ibadah.
“Takbir keliling apalagi menggunakan mobil dengan bak terbuka baik kendaraan kecil ataupun truk sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, sehingga kita imbau untuk tidak dijalankan,” katanya, Kamis (16/7).
Namun Tjahyono menambahkan, bagi masyarakat yang masih nekat mengadakan takbir keliling dengan dengan kendaraan pribadi, Tjahyono mengimbau untuk tidak memasuki jalan-jalan di perkotaan.
Tjahyono mengatakan, bila masih ada masyarakat yang nekat melakukan takbir keliling di tengah kota dengan mengendarai kendaraan bak terbuka serta berpontensi menimbulkan kecelakaan, maka anggota kepolisian akan melakukan tindakan.
Dalam giat mengamankan malam takbiran, serta salat Ied, Polresta Palembang akan menurunkan 118 anggotanya.
“Kita akan memberhentikan, menilang, dan menurunkan para penumpangnya,” jelasnya.
Sementara untuk mengantisipasi membludaknya jamaah yang akan Salat Ied di Masjid Agung, maka Polresta Palembang akan menutup jalan-jalan yang mengarah ke Masjid Agung. Jalan yang ditutup tersebut adalah Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Merdeka, dari Arah Pasar 16 Ilir, serta Jembatan Ampera.
“Pokoknya semua jalan yang mengarah ke Masjid Agung dan Jembatan Ampera akan ditutup mulai pukul 06.00 hingga 08.00 pagi, namun setelah itu lalu lintas akan berjalan seperti biasanya,” jelasnya.
Selain itu, Polresta Palembang pun telah menyiapkan tujuh kantong parkir untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan yang digunakan oleh para jamaah yang melaksanakan Salat Ied di Masjid Agung.
“Kantong parkir kita sediakan diantaranya di Jalan Cik Kemas, kawasan Pasar 16 Ilir, Jalan Sudirman di sekitar IP Mall, dan di bawah Jembatan Ampera,” katanya.
Dia bersyukur karena pengamanan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polresta Palembangpun berjalan lancar.
“Pemudik sudah banyak yang datang ke Palembang, semua berjalan lancar, dan tidak ada kendala kamtibnas yang menonjol yang berada di wilayah hukum Polresta Palembang,” katanya.
Memasuki H-1 dalam operasi ketupat ini, tidak ada kejadian yang menonjol. Tidak ada target-target operasi pengamanan yang terjadi. Begitupula dengan angka kecelakaan, Tjahyono bersyukur belum ada kecelakaan yang berada di wilayah hukum Polresta Palembang selama operasi ketupat ini.
“Semuanya nihil. Bukannya berharap, kita hanya mengapresiasi, dan berharap tetap tidak terjadi angka kecelakaan, dan tidak kriminal ke depannya,” katanya. #osk

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...