Home / Headline / Manipulasi Data, Balonkada Perseorangan Didenda

Manipulasi Data, Balonkada Perseorangan Didenda

komisioner-kpu-sumsel-divisi-teknis-penyelenggaraan-dan-hupmas-liza-lizuarni

Palembang, BP
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mengingatkan bakal calon kepala daerah (balonkada) perseorangan agar tidak memanipulasi data dukungan.
Sebab, pemalsuan suara dukungan dapat mengakibatkan sanksi berat terhadap balonkada. Kandidat yang terbukti melakukan pelanggaran diwajibkan mengganti jumlah sisa suara hingga dua kali lipat.
“Sanksi manipulasi data dukungan ialah balonkada perseorangan diwajibkan mengganti jumlah yang kurang hingga dua kali lipat,” kata Komisioner KPU Sumsel Liza Lizuarni, Kamis  (16/7).
“Misalnya, balonkada perseorangan di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) yang diwajibkan mengantongi dukungan 16.000 suara, berdasarkan hasil rekapitulasi faktual suara dukungan ternyata kurang 4.000. Nah kekurangan ini akan di kali dua dan angkanya diwajibkan bagi balonkada memenuhi,” katanya.
Bersama tujuh Kabupaten penyelenggara pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) -OKU, OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas, Musi Rawas Utara dan PALI- KPU Sumsel saat ini tengah melakukan rekapitulasi faktual dukungan.
Ini telah dilakukan sejak kemarin, Selasa (14/7) hingga Minggu (19/7) mendatang, dengan mendatangi satu persatu rumah warga berdasarkan berkas dukungan yang diberikan kepada KPU Sumsel.
“Kita cek dan tanya langsung kepada yang memberikan dukungan. Apa benar dukungan diberikan kepada balonkada yang bersangkutan atau tidak,” jelasnya. #osk

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...