Home / Sumsel / PALI / Tetesan Getah Mulai Surut, Petani Tak Bisa Lebaran

Tetesan Getah Mulai Surut, Petani Tak Bisa Lebaran

PALI, BP
Musim kemarau mulai melanda wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Melangkanya hujan membuat para petani karet semakin menjerit, kebun karet mulai gugur daun, sehingga menyebabkan tetesan getah menipis.

Tak hanya itu, gugurnya daun juga menyebabkan tetesan getah cepat membeku dan tidak mau mengalirk e tempat penampung. Ditambah pohon karet yang tidak mampu bertahan tanpa adanya daun mengalami kematian hingga tidak bisa dimamfaatkan lagi oleh para petani untuk melakukan penyadapan.

Doni (50), salah satu petani karet dari Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI mengatakan, gugurnya daun karet terjadi sejak dua pekan terakhir, lantaran wilayah Bumi Serepat Serasan ini tidak kunjung juga diguyur hujan, sehingga tidak ada asupan air bagi pohon karet.

“Kalau sudah musim panas dan kemarau pasti pohon karet mengalami gugur daun pak. Di situlah kito petani karet harus benar-benar sabar untuk melewatinyo. Kareno, getah langsung mengalami susut tetesanyo pak akibat panas kemarau ini,” jelasnya, Minggu (12/7).

Senada dikatakan warga Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI Herman (46), dirinya terpaksa harus beralih profesi menjadi buruh bangunan, sembari menunggu pohon karet kembali berdaun muda dan tetesan getah mulai normal.

“Kita berharap hujan segera turun dan pohon karet mulai berdaun lagi. Kalau terus-terusan kayak ini pohonyo biso mengalami mati pak. Pastinyo kito dak pacak lebaran. Kita jugo minta samo pemerintah, untuk biso mencari jalan keluar agar dapur kami biso terus mengepul pak, tanpa harus menunggu hujan turun,” harapnya. #hab

x

Jangan Lewatkan

Dua Pebalap PALI Raih Emas dan Perak

PALI, BP–Dua pebalap kembali menorehkan prestasi membanggakan, setelah kembali menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Sumatra Selatan (Sumsel), ke XI, tim ...