Home / Pendidikan / Sekolah Dilarang Jual Buku dan Seragam

Sekolah Dilarang Jual Buku dan Seragam

Palembang, BP

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang kembali mengeluarkan larangan praktek jual beli buku pelajaran, lembar kerja siswa (LKS) dan seragam sekolah terhadap para siswa baru. Larangan ini ditujukan kepada seluruh kepala sekolah dan guru di sekolah negeri, baik di jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Palembang.

Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum TK/ SD Drs Haris Basid, Msi, mengatakan, larangan tersebut sebagai bentuk penegasan agar memasuki tahun ajaran baru 2015-2016 ini para orangtua siswa baru tidak dibebani kewajiban membeli kebutuhan siswa baru ke sekolah.

“Jika praktek penjualan tersebut terjadi, maka kami tidak segan memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah atau guru yang terbukti melakukannya secara langsung,” kata Haris Basid, Selasa (14/7).

Dikatakannya, untuk diketahui, pihaknya telah menegaskan kepada seluruh sekolah negeri khususnya agar tidak melakukan praktek jual beli buku sekolah, seragam atau pungutan-pungutan lainnya yang memberatkan orangtua siswa.

“Khusus buku LKS sudah tidak perlu lagi diadakan para peserta didik, sebab sudah ada buku paket yang dibagikan gratis dari BOS untuk para pelajar. Buku kumpulan soal pelajaran atau LKS, kebutuhan seluruh siswa sudah disediakan oleh pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut Haris mengatakan, mengenai kebutuhan seragam olahraga. Memang telah disiapkan oleh pihak sekolah dan hal ini telah diketahui oleh Disdikpora. Pihak sekolah hanya diperbolehkan untuk mengadakan seragam jenis itu, sebab dari desain, jenis kain dan warna harus seragam satu pelajar dengan pelajar lain.

“Khusus seragam olahraga memang sudah ditentukan bersama, seperti jenis kain, warna dan desainnya dan sekolah diperbolehkan menyediakan seragam olahraga itu. Sedangkan seragam sekolah bukan olahraga, pihak sekolah hanya diperkenankan memberikan contoh kualitas kain dan desain kepada orangtua siswa, namun sifatnya tidak wajib membeli di sekolah lewat koperasi, namun boleh beli di luar sekolah,” jelas Haris.

#adk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Gembleng Kompetensi, Guru SMKN 5 Bakal Dimagangkan Enam Bulan

Palembang, BP Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mendorong guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki kompetensi yang berkualitas agar ...