Home / Headline / Arus Mudik Perairan Makin Melonjak

Arus Mudik Perairan Makin Melonjak

Jpeg

Jpeg

 

Palembang, BP

H-3 Idul Fitri 1436 Hijriah arus mudik perairan terpantau makin padat, kendati lonjakan baru mencapai kurang lebih 20 persen menurut sopir speedboat di Dermaga Pasar 16 dari H-4, namun sejumlah tumpukan barang terpantau makin sesak.

 

Salah satu sopir speedboat Fendi(33) mengatakan lonjakan arus mudik ke kawasan Jalur, Banyuasin kian bertambah padat dari omset yang H-4 mencapai Rp3 juta, namun saat ini sudah lebih dari Rp3,5 juta.

 

“Kalau dilihat dari omset lonjakan penumpang bisa mencapai 20 persen, namun memang barang milik pemudik makin banyak,” jelas dia, Selasa (14/7).

 

Dia mengatakan, sebagian besar pemudik ini lebih kepada aktivitas bisnis dan sekedara mencari keperluan Lebaran. Bisnis maksudnya karena pemudik berdagang lagi barang yang dibeli di Pasar 16 sedangkan mencari keperluan lebaran banyak pemudik yang melakukan hilir mudik, dating ke Palembang, beli barang lalu pulang lagi ke Banyuasin.

 

Menyangkut keselamatan penumpang dengan muatan berlebih, dia mengaku sudah cukup terbiasa dan para pemudik juga merupakan warga asli Sumsel yang cekatan dalam berenang. Pihaknya sendiri bahkan beberapa kali menawarkan pakai pelampung namun banyak tidak suka.

 

“Bisa kita ukur sendiri kalau soal muatannya, kami tidak mungkin membiarkan kondisi berbahaya ketika akan berangkat, pasti ada penyesuaian berat dan ini sudah biasa,” katanya.

 

Sementara itu, Advisor Humas, Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Pelindo II Cabang Palembang, Fransiska Riana S, mengatakan jelang lebaran tahun ini arus mudik perairan di Pelabuhan Boom Baru meningkat 2,55 persen dari hari sebelumnya.

 

Lonjakan penumpang ini sendiri karena kedatangan penumpang dari Bangka ke Palembang yang mencapai sekitar 500 orang. Sedangkan untuk keberangkatan dari Palembang menuju Bangka hanya sekitar 145 orang.

 

“Untuk lonjakan keberangkatan akan terjadi ketika usai hari raya atau mulai dari H+3,” terangnya.

 

Dia menjelaskan, suntuk tahun ini lonjakan yang terjadi sedikit menurun sekitar 0,4 persen dibandingkan tahun lalu menjelang lebaran. Kondisi ini karena saat ini sudah mulai banyaknya akses mempermudah masyarakat untuk mudik seperti tersedianya tiket yang murah untuk pesawat dan lain sebagainya.

 

“Ditambah lagi saat ini sudah ada Pelabuhan di Tanjung Api-Api (TAA) yang lebih cepat waktu penyembrangannya,” jelas dia.

 

Saat ini total kapal yang ada di Pelabuhan Boom Baru ada empat kapal, yakni dua kapal Express Bahari dan dua kapal Sumber Bangka, semua kapal tersebut melayani rute Bangka menuju Palembang dan sebaliknya.

 

Selama hari raya Idul Fitri, operasional Pelabuhan Boom Baru akan tetap seperti biasa tidak ada hari libur dan lain sebagainya. “Sesuai dengan komitmen dan janji PT Pelindo bahwa kami akan tetap memberikan pelayanan tiada henti kepada para penumpang, jadi tidak ada kata libur,” katanya. #ren

 

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...