Home / SFC / S-Man Ajak Bobotoh dan Bonek Beramal

S-Man Ajak Bobotoh dan Bonek Beramal

Palembang, BP

Meski Sriwijaya FC tidak menjalani pertandingan, kelompok suporter Sriwijaya Mania (S-Man) terus menjalin komunikasi dengan kelompok suporter lainnya.

Dua kelompok suporter paling dekat dengan S-Man yakni kelompok suporter Bobotoh (suporter Persib Bandung) dan Bonek (suporter Persebaya Surabaya).

“Kita akui cukup dekat dengan kelompok suporter ini, apalagi korwil kedua kelompok suporter ini cukup aktif di Palembang,” kata Ketua S-Man Eddy Ismail, Senin (13/7).

Dalam segala kegiatan, S-Man selalu mengikutsertakan kedua kelompok suporter ini. Terakhir saat bagi-bagi takjil di Simpang Polda pekan lalu, serta bakti sosial menyantuni anak yatim piatu di Panti Asuhan Amal Ma’ruf di Jalan Angkatan 66 RT24/07 No 1864 Sekip Ujung, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (12/7).

Kedua pendukung Persebaya serta Persib ini ikut ambil bagian. Merekapun sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan S-Man.

“Kita senang mereka ikut dengan kegiatan kita, itu bentuk hormat mereka, kalau tim mereka main ke sini, kita akan berikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Diakui Eddy, hubungan baik antarkelompok suporter memang perlu dijaga. Apalagi buat mereka yang hidup di perantauan. “Kami selalu jamu mereka kalau timnya datang ke sini. Kami pun diperlakukan demikian saat bertandang ke Bandung atau Surabaya,” jelasnya.

Untuk diketahui, ketiga kelompok suporter Indonesia terdiri dari Sriwijaya Mania Hooligan (suporter Sriwijaya FC), Bobotoh (suporter Persib Bandung) dan Bonek (suporter Persebaya Surabaya) bersama-sama berkunjung ke panti asuhan amal ma’ruf di Jalan Angkatan 66 RT24/07 No 1864 Sekip Ujung Minggu lalu.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian S-Man kepada sesama.

“Kita memberikan bantuan sembako ke panti asuhan. Ini adalah bentuk kepedulian kami para suporter sepakbola,” kata Eddy.

Menurut Ketua Sriwijaya Mania Hooligan ini, tiga kelompok suporter dari klub SFC, Persib, dan Persebaya memang setiap tahun memiliki agenda bakti sosial, khususnya saat Lebaran.

“Bonek dan Bobotoh Koordinator Wilayah (Korda) Palembang memang memiliki hubungan erat dengan kita. Makanya setiap tahun kami selalu menggelar acara bersama,” ucapnya.

Dengan bentuk rasa kepedulian kelompok suporter, diharapkan Eddy, turut memberikan kecerahan kepada dunia persepakbolaan Indonesia.

Ia ingin kondisi sepakbola kembali normal dan para suporter bisa mendukung tim kesayangannya masing-masing.

“Kita berdoa bersama anak-anak panti, meminta agar sepakbola kita kembali seperti dulu. Bukan hanya kita, anak-anak panti juga rindu melihat idola mereka berlaga kembali,” ujarnya.

Ia juga meminta agar Kemenpora dan PSSI kembali rukun. Momen Ramadhan seharusnya dijadikan ajang silaturrahmi serta saling memaafkan. “Rukunlah mumpung bulan baik dan hari baik,” pungkasnya. O zal

x

Jangan Lewatkan

Akhirnya, RD Bakal Mulai Berikan Sentuhan ‘Magisnya’

  Palembang, BP   Pelatih Kepala Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, dijadwalkan tiba di Palembang pertengahan pekan ini. Dia saat ini ...