Home / Headline / Putusan Romi Inkracht, Harnojoyo Resmi Walikota

Putusan Romi Inkracht, Harnojoyo Resmi Walikota

 IMG_00001115Dipastikan Harnojoyo bakal segera menjadi Walikota Palembang definitif. Hal ini menyusul putusan terhadap Romi Herton sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht.

 Jakarta, BP

 Putusan untuk mantan Walikota Palembang Romi Herton dan istrinya Masyito sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Romi dan Masyito dieksekusi ke Lapas Sukamiskin dan Lapas Wanita Bandung.
Romi Herton dan istri dipindahkan bersama-sama dari Rutan KPK, Jumat (10/7), sekitar pukul 10.00. Keduanya dipindahkan menggunakan satu mobil tahanan.
Saat keluar dari Rutan KPK, Masyito terus menggandeng tangan suaminya. Sesekali, perempuan berjilbab itu menyandarkan kepalanya ke bahu Romi Herton.
Romi yang mengenakan baju hijau tak mau memberikan komentar soal proses eksekusi ini. Dia terus melempar senyum sambil menyapa beberapa pendukungnya. “Alhamdulillah sehat ini ya, kami berdua sehat,” kata Romi.

Terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha menegaskan, KPK tidak akan mengajukan kasasi atas putusan hakim PT Jakarta yang memvonis Romi Herton tujuh tahun. “KPK tidak ngajukan kasasi,” kata Priharsa kepada BeritaPagi di Jakarta, Jumat (10/7).

Sedangkan Ketua Tim Kuasa Hukum Romi Herton Sirra Prayuna mengatakan, hanya mengikuti irama KPK dam itu artinya tidak mengajukan kasasi.

Koordinator Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  PN Jakarta Pusat (Jakpus)  Roma Siallagan menyatakan, pihaknya telah memberitahukan hasil putusan banding terdakwa Romi Herton serta Masyito dan jaksa beberapa hari lalu. Batas akhir mengajukan kasasi, Jumat (10/7), setelah empat belas hari diberi kesempatan mengajukan kasasi.

“ Jika kedua belah pihak tidak menggunakan upaya hukum kasasi, berarti mereka menerima putusan tersebut dan telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” ujar Roma.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman Walikota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyito. Selain itu, PT DKI Jakarta juga mencabut hak politik Romi-Masyito.
“Masing-masing dijatuhi pidana 7 tahun penjara untuk Romi Herton dan 5 tahun penjara untuk Masyito,” kata Humas PT DKI Jakarta M Hatta, Jumat (19/6) lalu.
Masing-masing juga didenda sebesar Rp200 juta. Jika tidak membayar denda, diganti 2 bulan kurungan. Vonis itu diketok pada Kamis (18/6) sore oleh ketua majelis Elang Prakoso Wibowo.
“Ditambah hukuman tambahan berupa pencabutan hak dipilih dan memilih selama 5 tahun,” ujar Hatta.
Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara kepada Romi dan 4 tahun penjara kepada Masyito. Pengadilan Tipikor Jakarta juga menolak mencabut hak politik keduanya.
Romi dan Masyito masuk dalam lingkaran kasus korupsi Akil Mochtar. Romi-Masito menyuap Akil supaya dimenangkan dalam Pilwakot Palembang.

Sementara itu, Kapuspen Kemendagri Dodi Riatmadji menjelaskan,  setelah status hukum Romi Herton-Masyito memiliki kekuatan hukum tetap, Kemendagri segera memproses SK pemberhentian Romi dan SK pengangkatan Harnojoyo.

Terkait adanya dugaan Harnojoyo satu paket dengan Romi, Dodi mengaku, tidak masalah karena Harnojoyo tidak terlibat kasus itu.

Kepala Biro Otonomi Daerah Sumsel Amsin mengatakan, batas akhir untuk pengajuan kasasi Romi Herton, 10 Juli 2015. Karena tidak ada pengajuan kasasi, maka risalah hasil sidang dari pengadilan sudah turun ke Kementerian Dalam Negeri RI. “Kita akan ambil dari Kemendagri RI. Rencananya, Senin (13/7). Tapi sampai sekarang belum ada perintah dan surat tugas belum keluar,” ujar Amsin.

Risalah hasil sidang itu sudah bisa menjadi pegangan bahwa kasus Romi Herton sudah inkraht. “Jika sudah inkraht, maka secara otomatis kita siapkan pelantikan Harnojoyo menjadi Walikota Palembang definitif,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan, mekanisme Harnojoyo menjadi walikota definitif akan ada prosesnya.

DPRD Kota Palembang yang terlebih dahulu mengajukan perubahan status Harnojoyo dari Pelaksana Tugas menjadi Walikota Definitif, kepada Gubernur Sumsel. “Lalu dari Gubernur, pengajuan akan diteruskan ke Kemendagri yang akan melanjutkan pengajuan ke presiden,” tuturnya.

Mukti mengatakan, pihaknya belum bisa mengetahui berapa lama proses tersebut karena seluruh tahapan tersebut bisa memakan waktu berbeda-beda.

Sedangkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang H Darmawan memilih diam saat ditanya wartawan terkait langkah wakil rakyat ini menyikapi putusan ini.

“Kami memaklumi DPRD Kota Palembang belum mau menyebutkan rencana ke depan untuk mengubah status Harnojoyo dari Pelaksana Tugas (Plt) menjadi Walikota Definitif. Perlu kehati-hatian dalam mengambil langkah,” kata Suparman Roman, tim sukses pasangan Romi-Harnojoyo, kemarin.#duk/det/idz/ren

 

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...