Home / SFC / Pemain Dibayar Perpertandingan

Pemain Dibayar Perpertandingan

Palembang, BP

Bila Sriwijaya FC jadi turun di Piala Indonesia Satu, maka pembayaran gaji pemain akan dilakukan per pertandingan.

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris, Kamis (9/7) mengatakan, dalam turnamen Piala Indonesia I, Manajemen akan menurunkan 21 pemain.

Seluruhnya pemain lokal dan tanpa pemain asing. Pemain andalan Laskar Wong Kito rencananya akan dibayar perpertandingan.

“Kita belum putuskan, bisa perpertandingan, bisa pula kontrak singkat,” jelasnya.

Tapi opsi dianggap paling logis membayar gaji pemain perpertandingan. Pemain baru akan mendapatkan bayaran setelah bertanding.

Untuk jumlah gaji yang dibayarkan hampir dapat dipastikan akan berbeda. Tiap pemain punya pasarannya sendiri.

Manajemen akan membayar gaji sesuai dengan kesepakatan pemain. “Tapi bisa juga kontrak singkat sampai turnamen berakhir,” ungkapnya.

Turnamen Piala Indonesia Satu akan digelar dua sampai tiga bulan, bila sistem kontrak yang dipakai maka akan berdurasi setidaknya dalam jangka waktu itu.

Kontrak dalam jangka waktu singkat ini berarti Manajemen harus membayar gaji pemain setiap bulannya. Uang muka bisa diberikan di awal turnamen, sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

“Tapi sebenarnya Manajemen sudah kelebihan bayar selama ini,” tandasnya.

Saat kompetisi QNB League, Manajemen telah membayar lebih dari 25 persen nilai kontrak pemain dan pelatih.

Sementara PT Liga Indonesia sebagai operator QNB League menginstruksikan kepada setiap tim membayar 25 persen nilai kontrak pemain dan pelatih.

Kelebihan bayar ini bisa saja sebenarnya digunakan untuk menggaji pemain saat turnamen Piala Indonesia Satu. Tapi hal itu harus mendapatkan persetujuan pemain dan pelatih.

Bila pemain dan pelatih menolak, maka hal itu akan sulit dilakukan. Bila itu terjadi, maka Manajemen pastilah akan tetap membayar pemain ketika bertanding di Piala Indonesia Satu dan kelebihan bayar musim ini tetap menjadi uang muka untuk musim depan.

“Kita lihat saja nanti, karena Sriwijaya FC masih menunggu kejelasan dulu turnamen Piala Indonesia Satu ini,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid menambahkan, pihaknya masih terus mempelajari dengan Piala Indonesia Satu.

Tidak hanya mengenai aturan main, subsidi operator Mahaka Sport and Entertainment pada tim peserta dan perizinan, tapi juga mengenai sistem gaji pemain.

“Kita akan bertanya dengan tim lain seperti Persib, Arema Cronous, Persebaya dan tim lain bagaimana sistem mereka bayar pemain dan pelatih,” jelasnya.

Manajemen bisa melihat sistem tim lain dalam menghargai kerja keras pemain dan pelatih. Sistem pembayaran gaji yang sama, bisa saja diterapkan di Laskar Wong Kito bila dianggap realistis.

Pasalnya, setiap tim yang tadinya turun di kompetisi QNB League hampir punya masalah yang sama. Oleh sebab itulah komunikasi setiap tim terus dilakukan, termasuk dengan keikutsertaan dalam turnamen Piala Indonesia Satu dan sistem membayar gaji pemain.

“Tapi sebelum jauh ke sana, kita sama-sama menunggu rapat terakhir promotor Piala Indonesia Satu yang akan digelar tanggal 15 Juli mendatang, karena saat rapat inilah baru jelas turnamen ini akan jadi digulirkan atau tidak. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” jelasnya. O zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lawan Persebaya, SFC Minus Zulfiandi

Palembang, BP Sriwijaya FC tadinya bakal full team melawan Persebaya dalam laga lanjutan Liga 1, di Stadion Bung Tomo Persebaya, ...