Home / Palembang / Pasar Cinde Tunggak Listrik Rp35 Juta

Pasar Cinde Tunggak Listrik Rp35 Juta

Palembang, BP
PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) melakukan pemutusan aliran listrik kepada Pasar Cinde karena telah menunggak membayar listrik sejak enam bulan lalu.

Deputi Manager Bidang Niaga PT PLN WS2JB Poltak Samosir mengatakan, pihaknya sudah memutus aliran listrik di pasar Cinde sejak dua minggu lalu. “Sudah kami putus jaringan listriknya sejak dua minggu lalu, tepatnya pada akhir Juni,” tuturnya saat ditemui di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (10/7).

Ia menyatakan, Pasar Cinde sudah enam bulan lamanya menunggak dan tidak membayar biaya listrik. Tunggakan yang harus dibayar pengelola pasar Cinde menumpuk hingga Rp35 juta.

Poltak menuturkan, pihaknya sudah memberi peringatan sejak dua bulan pertama namun tidak digubris. “Lalu pada penagihan bulan ketiga, keempat dan kelima, pihak pasar selalu minta keringanan. Dan baru pada bulan keenam kami cabut KwH-nya,” ungkapnya.

Hal ini pun sudah berupa keistimewaan dan tidak biasa. Pasalnya, pelanggan biasa yang tidak membayar tagihan listrik dua bulan akan langsung diputus. Pihaknya tidak langsung memutus aliran listrik di Pasar Cinde, karena tempat tersebut merupakan pusat ekonomi rakyat dan berhubungan dengan kebutuhan banyak orang.

“Pasar itu tempat jual beli, makanya kita beri dispensasi. Tapi PLN juga punya ketentuan, dan karena belum ada penyelesaian, maka kita terpaksa cabut KwH-nya Pasar Cinde,” lanjutnya.

Ia berharap dalam waktu dekat, pihak pengelola pasar Cinde bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kabid Urusan Kesekretariatan dan SDM PD Pasar Palembang Jaya Mawardi mengatakan, pihaknya terkejut dengan adanya informasi penunggakan pembayaran tunggakan listrik oleh pengelola Pasar Cinde Palembang.

“Kami sudah tanyakan dan panggil pengelola pasar, dan sekarang dalam proses penyelesaian,” katanya dalam kesempatan yang sama. Pihaknya optimis dalam waktu dekat pembayaran tunggakan listrik akan dapat diselesaikan. Apalagi mengingat pasar Cinde Palembang merupakan salah satu sentra pasar di Palembang.

“Banyak penjual pembeli disini. Yang jelas kita akan percepat penyelesaiannya, sehingga transaksi jual beli di pasar ini bisa lancar juga tidak menyebabkan kerugian,” beber Mawardi.

Sekretaris Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman mengatakan, pihaknya sudah mendengar adanya tunggakan listrik oleh pasar Cinde kepada PLN, yang akibatnya fatal yakni pencabutan KwH di pasar tersebut.

Pihaknya meminta PD Pasar Palembang Jaya untuk tidak hanya menerima laporan atau memanggil, namun  juga harus bertindak.

“Kita sudah bicarakan hal ini dan meminta PD Pasar Palembang Jaya tetap utamakan kenyamanan pembeli dan pedagang di pasar tersebut. Seharus cepat diselesaikan. Ini mungkin ada kesalahpahaman, antara pengelola dan perusahaan, karena itu harus secepatnya dibereskan,” tutupnya. #idz

x

Jangan Lewatkan

Pemkot Tanggung 18 Persen Bunga Pinajaman 1000 UKM

Palembang, BP — Pemerintah Kota Palembang menanggung bunga 18 persen pertahun dari dana pinjaman 1000 Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun ini. ...