Home / Headline / Tertipu Hadiah Undian, Tabungan Terkuras

Tertipu Hadiah Undian, Tabungan Terkuras

IMG_20150709_133611Palembang, BP
Apes dialami Kms M Johan (54), warga Jalan Fakih Usman No 2580 RT 48 RW 04 Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Pria paruh baya ini menjadi korban penipuan hadiah undian yang menyebabkan dirinya merugi hingga jutaan rupiah. ‎Modus yang digunakan pelaku tergolong baru. Jika biasanya pelaku meminta mentransferkan uang sebagai wajib pajak, kali ini memandu korban mengisi nomor registrasi ATM yang dapat menguras tabungan secara otomatis.
Kepada petugas sentral pelayanan kepolisian terpadu Mapolresta Palembang, Johan mengungkapkan kejadian yang dialaminya pada Kamis (9/7) sekitar pukul 08.00. Saat itu ia menerima telepon dari orang tak dikenal yang menyatakan dirinya telah menerima hadiah undian berupa uang Rp10 juta dan televisi 29 inch. “Pelaku itu menghubungi ke telepon rumah pak, dia tau betul identitas saya,” katanya saat melapor ke Mapolresta Palembang.
Menurut Johan, dirinya merasa yakin karena sang pelaku tidak pernah meminta mentransferkan uang dan meminta segera ke ATM untuk mengambil uang hadiah tersebut. “Jadi setelah itu saya diminta menghubungi nomor telepon seluler dan dipandu ke ATM Bank Mandiri Cabang SPBU Kelurahan 1 Ulu. Saya masukkan kartu ATM saya dan dipandu ke nomor registrasi yang tertera, jadi bukan mentransfer. Tapi setelah saya isi nomor registrasi itu, keluar struk yang menyatakan bahwa saya telah mentransfer,” ungkapnya.
Namun naas, setelah diperiksa, seluruh uang yang ada di rekeningnya terkuras habis senilai Rp1.697.811 dan telah ditransferkan ke Bank Danamon atas nama Heni Yati. “Habis uang saya pak, hanya sisa beberapa puluh ribu saja. Gak nyangka ternyata orang itu menipu, karena modusnya berbeda. Malahan setelah ditransfer dia kembali menanyakan apakah saya ada ATM lain, tak lama kemudian teleponnya mati dan tidak bisa dihubungi lagi,” tukasnya.
Sementara itu, Kasat Reksrim Mapolresta Palembang, Kompol Suryadi Sik melalui Kanit SPK, Ipda Rajiman membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti nomor LP /B-1526/VII/2015/Sumsel/Resta. “Laporan sudah kita terima dan akan ditindak lanjuti, bisa dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan,”pungkasnya. #bel
–end–
x

Jangan Lewatkan

Ketika Ibu-Ibu Datangi Kantor Kejati Sumsel, Soroti Tender Proyek LPSE

Palembang, BP Puluhan orang yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) yang kebanyakan ibu-ibu yang berprofesi sebagai ...