Home / Hukum / Tertidur di Kereta, Tas Berisi Emas Lenyap

Tertidur di Kereta, Tas Berisi Emas Lenyap

Palembang, BP
Mas Ayu (56) harus merelakan sedikitnya enam perhiasan emas yang disimpan di dalam tasnya saat berangkat menuju Lubuklinggau dengan naik kereta api kelas eksekutif. Keenam perhiasan emas itu hilang setelah dicuri orang yang tak dikenalnya.

Akibat kejadian tersebut, korban warga Komplek Maskarebet, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) Palembang, akhirnya memutuskan untuk membuat laporan kehilangan, di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, Rabu (9/7) sekitar pukul 20.00.

Tertera dalam surat laporan, kejadian tersebut dialaminya saat berada di dalam gerbong kereta api, Minggu (21/6) lalu. Peristiwa ini bermula saat Mas Ayu bersama seorang anaknya dalam perjalanan dari Palembang menuju Lubuk Linggau untuk menghadiri acara pelantikan seorang anak Mas Ayu lainnya yang diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Lubuklinggau.

Dalam kereta api yang dinaiki Mas Ayu dan anaknya yang duduk berdekatan tertidur. Beberapa menit keduanya tidur, Mas Ayu tidak bisa melihat tas sandangnya lagi begitu terbangun dari tidur.

“Tas itu saya letakkan di dekat kaki anak saya. Di dalam tas ada perhiasan emas, Ponsel, kartu ATM, dan kartu kredit,” kata Mas Ayu, yang tertera di dalam surat laporan.

Tidak bisa melihat keberadaan tasnya, Mas Ayu mencoba bertanya kepada penumpang yang ada di sekitar tempat dirinya duduk. Ia berharap, ada penumpang yang setidaknya melihat orang yang sudah mengambil tasnya. Namun, satu pun penumpang yang ia tanya, tidak ada yang melihat orang yang telah mengambil tas Mas Ayu.

Kerugian yang dialami, Mas Ayu kehilangan perhiasan yang terdiri dari tiga gelang emas 22 karat, dua cincin emas 22 karat dan satu cincin setengah suku 24 karat. Selain itu, ia juga kehilangan uang tunai sebesar Rp900 ribu dengan total kerugian mencapai Rp17 juta.

“Saya berharap, aparat kepolisian bisa menangkap pelaku yang identitasnya belum diketahui tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova, mengatakan laporan Mas Ayu sudah diterima petugas SPKT Polda Sumsel. Baik pelapor maupun saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Untuk terlapor, idenitasnya masih lidik dan tentu akan kita cari identitasnya. Terlapor akan diproses sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” tutur Djarod. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tiba-tiba Ditabrak dan Dibacok Kawanan Begal

Palembang, BP–Sedang berboncengan sepeda motor dengan dua rekannya, Ahmad Fadli (16) tiba-tiba ditabrak dan dibacok kawanan pelaku begal. Akibat kejadian ...