Home / Hukum / Alumni MAN 2 Tewas Ditusuk Pencuri

Alumni MAN 2 Tewas Ditusuk Pencuri

DSC04633Palembang, BP
Rahman Della (17) ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tengkurap di atas tempat tidur yang berada di dalam kamar rumahnya setelah memergoki maling di kediamannya  di Jalan Sukabangun II, Lorong Beringin, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (9/7) sekitar pukul 10.30.

Korban yang baru tamat jenjang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palembang dan hendak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi (PT) ini, ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian leher, luka benturan di bagian kepala belakang, dan lecet di lengannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang telah bersimbah darah ditemukan pertama kali oleh ibu angkatnya, Masyitoh (53), setelah pulang kerja di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel sekitar pukul 10.30.

Ibu angkat korban yang mengetahui kejadian tersebut, spontan berteriak minta tolong. Mendengar teriakan ibu angkat korban sejumlah warga sekitar yang mendengar langsung mendatangi kediaman korban.

Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang, nyawa korban tak tertolong karena telah tewas di lokasi kejadian. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Muhammad Hosein (RSMH) Palembang guna dilakukan visum.

Melihat kondisi korban, diduga korban terkena pukulan di bagian kepalanya menggunakan sebuah batu dan ditusuk menggunakan senjata tajam (sajam) berupa pisau. Sedangkan, motif pelaku diduga awalnya pelaku hendak melakukan pencurian, namun tepergok oleh korban, karena beberapa kamar rumah korban kondisinya sudah berantakan dan telepon seluler (Ponsel) milik korban juga hilang.

Pantauan di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang nampak sejumlah teman kerja ibu angkat korban dari BKKBN ramai memadati ruang tersebut yang berusaha menenangka ibu angkat korban tersebut.

“Memang pagi itu ibunya tidak enak perasaan dan izin mau pulang. Tahunya dapat kabar kalau anaknnya meninggal dibunuh orang tak dikenal,” ujar teman sekantor ibu korban Ria, saat dijumpai di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang.

Sedangkan, pacar korban, Suyati (18) menjelaskan, ia mendapat kabar kepergian pacarnya tersebut setelah dihubungi ibu angkat korban sekitar pukul 10.30.

“Kami satu sekolahan tapi beda kelas dan dia adalah adik kelas saya. Kami berpacaran sudah 26 bulan persisnya sejak dia kelas satu dan saya kelas dua,” jelasnya.

Dikatakan Suyati, pacarnya tersebut merupakan orang yang sangat aktif terutama di ekstrakulikuler Paskibra. Bahkan begitu hebatnya, pacarnya tersebut juga sudah sempat menjadi anggota Paskibraka Provinsi pada tahun 2014 lalu.

“Prestasi di kelas juga tidak terlalu buruk tapi kalau untuk di ekstarkulikuler dia sangat luar biasa dan sudah sering mendapat juara memenangi perlombaan,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiyansyah, melalui Kanit Reskrim Iptu Herry mengatakan, petugas Polsek Sukarami Palembang dan Unit Pidum Polresta yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi kejadian.

Masih dikatakan Herry, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menggali keterangan dari beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) petugas mengamankan barang bukti batu lumpang dan pisau dapur di lokasi kejadian.

Ketika disinggung mengenai bagaimana pelaku masuk ke dalam rumah, dijelaskan Herry, sejauh ini masih dilakukan penyelidikan. Pihak kepolisian juga belum bisa menjelaskan motif dari kasus pembunuhan tersebut.

“Masih dalam penyelidikan saat ini,” singkat Herry, sembari meninggalkan lokasi kejadian. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelapor Kasus Korupsi Dapat Hadiah dan Perlindungan

Jakarta, BP–Anggota MPR Arsul Sani mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2018 yang mengatur pelapor kasus korupsi dan suap ...