Home / Headline / Sambut Idul Fitri, Gotong Royong Buat Kue Lebaran

Sambut Idul Fitri, Gotong Royong Buat Kue Lebaran

Menyambut Idul fitri 1436 H, sebagian besar ibu rumah tangga mulai disibukkan membuat kue lebaran. Adat istiadat membuat kue ini tetap dijaga ibu-ibu di pedesaan sampai saat ini.

IMG00241-20150705-1503HARI Raya Idul Fitri 1436 H masih puluhan hari lagi. Seperti tahun-tahun sebelumnya menyambut hari kemenangan ini ibu-ibu di wilayah pedesaan baik di Kabupaten Musirawas (Mura) maupun Muratara mempunyai tradisi memasak kue. Hampir setiap rumah ibu-ibunya memasak kue. Kue yang dimasak tersebut akan dihidangkan pada saat Hari Raya Idul Fitri 1436 H.
Adat istiadat ini sudah turun temurun dipertahankan masyarakat. Mereka merasa kurang lengkap kalau tidak memasak kue sendiri saat lebaran. Hebatnya ibu-ibu di pedesaan walaupun mampu membeli kue untuk lebaran mereka tetap memasak sendiri. Ibu-ibu ini kadang tidak sendiri membuat kue-kue tersebut, ada yang dibantu tetangga dan ada pula yang dibantu keluarga. Sehingga pembuatan kue tersebut menjadi ramai dan bergotong royong.

Menurut ibu-ibu di wilayah Kecamatan Selangit, Kabupaten Mura, Rina (35), menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H ibu-ibu memang seperti inilah kesibukannya membuat kue. Tradisi ini sudah terus berlangsung setiap memperingati Hari Raya Idul fitri dan Idul Adha.
“Tradisi membuat kue ini bukan cuma merayakan lebaran tahun ini saja, tetapi sudah berlangsung sejak zaman dahulu,” paparnya.
Diakuinya memang begini adat istiadat ibu-ibu yang ada  di desa. Kue-kue yang dibuat akan dihidangkan nanti pada saat hari raya Idul Fitri 1436 H.
“Kue yang dibuat ibu-ibu seperti bolu, kue lapis, agar-agar, dan kami buat dengan tangan kami sendiri,” ungkapnya.
Bahkan  bahan-bahannya disesuaikan dengan selera dan kemampuan, tanpa nenambahkan bahan pengawet dan sejenisnya.
“Istilah ini sudah berkembang mulai dari zaman-zaman dahulu kamipun hanya penerus dari peninggalan-peninggalan orangtua,”terangnya.
Dia mengatakan tradisi ini dilakukannya karena sepengetahuannya saat kecil mengikuti orang tuanya membuat kue.
“Karena sepengetahuannya saya waktu kecil dulu ibu saya sudah melakukan hal seperti ini karena zaman dahulu belum adanya kue-kue daganggan. Makanya ibu-ibu zaman dahulu membuat kue-kuenya dengan cara tradisonal untuk di hidangkan pada saat Hari Raya Idul Fitri,”paparnya. #wan

x

Jangan Lewatkan

Terjatuh Ditarik Korbannya, Begal Nyaris Tewas

Palembang, BP–Heri Dermawan (42) nyaris tewas setelah diamuk massa karena gagal kabur usai melakukan aksi begal di kawasan Monpera, Kamis ...