Home / Olahraga / Gulat Bidik Delapan Tiket PON

Gulat Bidik Delapan Tiket PON

Palembang, BP

Ajang Pra-PON di beberapa cabang olahraga menjelang perhelatan bergangsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat, terus dibidik oleh para punggawa cabor dalam memperebutkan kepingan emas di Kota Kembang tahun depan.

Kali ini cabor gulat pun tak mau ketinggalan dengan menurunkan fullclass 18 atlet yang akan dipersiapkan pada Pra-PON Jambi 2016 bulan November 2015 mendatang.

“Kita akan turunkan fullclass di Pra-PON di Jambi nanti. Kalau total atlet ada sekitar 18 atlet dan enam di antaranya binaan Satlak Sriwijaya Gemilang,” ujar Pelatih Gulat Sumsel Deni Syahputra, Selasa (7/7).

Dikatakan Deni bahwa dari semua atlet besutannya yang diturunkan ditargetkan bisa merebut delapan tiket PON. Sehingga peluang dengan delapan atlet di PON akan lebih berpotensi meraih medali.

“Paling tidak kita targetkan delapan yang lolos. Apalagi saat ini atlet juga terus latihan meskipun bulan puasa. Ini dilakukan demi bisa lolos di Pra-PON nanti,” harapnya.

Disebutkan Deni pengalaman dengan hanya meraih dua perunggu di PON XVIII/2012 lalu di Riau menjadi pembelajaran sehingga bisa menumbangkan lawan dan merebut medali emas.

“Musim lalu kita dapat perunggu di PON Riau dan tahun depan paling tidak kita harus dapat emas. Oleh karena itu kita mesti lolos di Pra-PON nanti,” cetusnya.

Beberapa atlet senior pun diturunkan untuk membidik target ini. Bahkan baru-baru ini atlet gulat Sumsel juga turut mengharumkan Sumsel dengan meraih lima medali emas dan satu perak di Kejurnas beberapa bulan lalu di Jakarta.

“Kita ingin yang terbaik atletnya untuk di ajang ini,kita punya Ronald dikelas 98kg dari gaya bebas, Roberto di kelas 70kg gaya bebas, Grego dikelas 97 kilogram gaya bebas, Wayan Murdiana di kelas 85kg gaya bebas, Dedi Haryadi di kelas 125 kilogram gaya bebas, Ayu Lestari di kelas 48kg dan masih banyak yang lainnya,” ujarnya.

#sug

 

x

Jangan Lewatkan

16 Negara Asia Ramaikan Takraw Asian Games 2018

Palembang, BP– Pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang bakal digeber di Ibukota Jakarta dan Bumi Sriwijaya 2018 mendatang kini terus mengalami ...