Home / Sumsel / Banyuasin / Sopir Ngantuk, 6 Mobil Bertabrakan

Sopir Ngantuk, 6 Mobil Bertabrakan

 
 
20150704_122141_resizedBanyuasin, BP
 
Kecelakaan maut terjadi lagi di Jalan Lintas Timur Palembang Banyuasin. Sabtu, (4/6) sekitar pukul 04.45 WIB,  tabrakan beruntun menelan dua nyawa  tepatnya di Desa Mainan KM 20 Kecamatan Sembawa. 
Akibatnya, dua pengendara tewas di tempat, yakni Efendi (63) warga Jalan Kebun Bunga, Lr Seroja II, RT 38, rw 5, Palembang dan Sairi (34) warga Desa Mainan dan belasan penumpang mengalami luka serius, dirawat di RSMH Palembang.
Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan sopir mobil AKAP Agus Salim (37) warga Bandar Lampung mengantuk, hingga pindah jalur, hingga adu kambing dengan kijang LGX yang berada didepanya, tabrakanpun disambung dengan lima kendaraan di belakangnya.
Atas kejadian itu, Sat Lantas Polres Banyuasin telah menetapkan Agus Salim sopir bus AKAP sebagai tersangka, kini diamankan di Mapolres Banyuasin untuk proses lebih lanjut.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Dalam kejadian tersebut, setidaknya melibatkan enam kendaraan dengan rincian empat mobil dan dua sepeda motor. Untuk kendaraan roda empat yaitu mobil AKAP PT Rapi BK 7780 DG yang dikendarai oleh Agus Salim (37), warga Bandar Agung, Terusana Nunyai, Lampung Tengah, mobil kijang LGX BK 338 HI oleh Mat Basri (56), warga Kompleks Tiga putri, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, mobil truk mitsubishi bg 8618 RR dikendarai oleh Efendi (63), warga Jalan Kebun Bunga, Lr Seroja II, RT 38, rw 5, Palembang, dan terakhir mobil Daihatsu Xenia B 1585 SKO, yang dikendarai oleh anggota polisi Polres Banyuasin, Brigadir Agus Susanto (35), warga Perum Sejahtera II blok F 3, Kelurahan Sukodadi, Palembang.
Sedangkan untuk sepeda motor yamaha Jupiter tanpa plat dikendarai oleh Syairi Senen (43), warga  Desa Mainan, Banyuasin.
 
 
Saat itu, Agus Salim (37), warga Bandar Agung, Terusana Nunyai, Lampung Tengah, mengendarai mobil AKAP PT Rapi BK 7780 DG yang dikendarai oleh dari arah Jambi menuju Kota Palembang.  Agus Salim diduga mengantuk, akibatnya mobil yang dikendarai oleh Agus Salim menjadi hilang kendali dengan mengambil jalur sebelah kanan yang merupakan jalur berlawanan. Dan langsung menabrak, mobil kijang LGX BK 338 HI oleh Mat Basri (56) didampingi Risnani (33), warga Kompleks Tiga putri, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.
 
 
Kemudian menabrak mobil truk mitsubishi bg 8618 RR dikendarai oleh Efendi (63), warga Jalan Kebun Bunga, Lr Seroja II, RT 38, rw 5, Palembang, dan menabrak sepeda motor jupiter yang dikendarai oleh Syairi, warga Sembawa, Banyuasin. Selanjutinay kembali menabrak, Mobil Daihatsu Xenia B 1585 SKO, yang dikendarai oleh Brigadir Agus Susanto (35), warga Perum Sejahtera II blok
 
Perum Sejahtera II blok F 3, Kelurahan Sukodadi, Palembang, dibagian kanan, sehingga bagian depan mobil sebelah kanan menjadi ringsek berat. Dan kedua mobil langsung setop, dengan keadaan masuk parit.
Sedangkan sepeda motor vega tanpa plat dikendarai oleh Senen (34), Desa Mainan, Banyuasin yang berada di belakang mobil xenia menabrak bagian belakang mobil, dan ringsek bagian sebelah kanan. Atas kejadian itu, dua korban meninggal dunia yaitu supir truk Syairi dan Efendi dilokasi kejadian.
Anggota Satlantas Polres Banyuasin di Pos Musi Pahit yang mengetahui kejadian itu, langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi terhadap penumpang baik itu di mobil AKAP, Truk Mitsubishi, mobil xenia, dan dua sepeda motor ke RSMH Palembang dan RS Myria untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dengan menggunakan mobil ambulance dan mobil pribadi yang melintas dilokasi kejadian.
Kapolres Banyuasin, AKBP Julihan Muntaha Sik ketika dikonfirmasi atas kejadian tersebut dua orang meninggal dunia yaitu supir truk dan pengendara sepeda motor Jupiter.”Dua orang meninggal dilokasi kejadian,”ujarnya, ketika dihubungi kemarin. Dan supir akap sudah ditetapkan tersangka,” singkatnya. #mew
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...