Home / Bisnis / Pengunjung Padati Pasar 16 Ilir

Pengunjung Padati Pasar 16 Ilir

Palembang, BP

Meski Lebaran masih sekitar dua minggu lagi, masyarakat mulai berburu aneka perlengkapan kebutuhan Lebaran Idul Fitri seperti baju, alat shalat hingga sandal di Pasar 16 Ilir yang merupakan satu-satunya pusat ritel terbesar di Palembang. Tidak hanya penduduk setempat yang melakukan transaksi namun juga dari luar daerah, semuanya tumpah ruah menjadi satu.

Awal bulan terlihat di Pasar 16 Ilir ramai pengunjung. Kepadatan pengunjung terjadi di lantai yang menjual keperluan wanita. Seperti di lantai dasar, dimana di sana merupakan tempat puluhan pedagang tekstil, pakaian impor, songket, tas wanita impor dan segala pernak-pernik wanita semua tersedia.

Baca:  Pedagang Ring Cincin Ketiban Rezeki

Aminah, konsumen asal Banyuasin ini memanfaatkan berbelanja karena di 16 Ilir harganya terjangkau, asal pintar-pintar Anda menawar dengan pedagang. Semua barang tersedia di sini membuat banyak orang menyukai berbelanja di 16 Ilir terutama untuk jumlah banyak.

Berjalan berhimpitan dengan para pengunjung lain sudah tentu menjadi pemandangan yang tidak aneh di sini. Berbagai kalangan mulai dari masyarakat bawah hingga masyarakat menengah begelayutan mencari keperluan mereka untuk mendapatkan harga yang murah di kantung dan berkualitas.

Baca:  Pedagang Pasar Soak Bato Banyak Tak Kebagian Los Berdagang

“Kami berbelanja mukena, sandal dan baju Lebaran. Sengaja menyempatkan waktu saat ini untuk berbelanja, karena semakin dekat Lebaran, pasar ini semakin ramai,” katanya. Aminah memilih berbelanja di Pasar 16 Ilir dibandingkan dengan pusat perbelanjaan modern, karena harga lebih terjangkau.

Menurutnya, dia cukup membawa uang secukupnya karena sudah bisa memprediksi barang yang dijual. “Lebih murah, jadi tidak perlu bawa uang banyak, harga tidak semahal di mal. Hari ini (kemarin-red) pun kita sudah bisa beli beberapa baju dan mukena,” katanya.

Baca:  Pedagang Tolak Tempati Petak Los Sementara

Ramainya pembeli juga diakui oleh Aida, pedagang sepatu sandal. Pembeli semakin ramai mendekati Lebaran. Selain pembeli pribadi ada juga untuk dijual kembali di daerah. “Semua konsumen saat ini yang dicari untuk Lebaran, sandal dan baju,” katanya.

Menurutnya, penjualan pun mulai merangkak naik dari hari biasanya. Meskipun peningkatan tidak sebanding dengan Lebaran tahun lalu. “Sehari bisa laku Rp20 juta, hari biasanya Rp15 juta. Sudah ada peningkatan, tapi tidak seperti tahun lalu bisa lebih dari itu,” katanya.#pit

x

Jangan Lewatkan

Pengamat Properti Angkat Bicara Soal Kejadian BEI

Palembang, BP Runtuhnya bangunan disebabkan sejumlah faktor, hal yang lazim terjadi menurut Pengamat Properti di Sumsel Novrizal Handoko bahwa, masih ...