Home / Palembang / Armada Sampah ‘Terserang Penyakit’

Armada Sampah ‘Terserang Penyakit’

 

Palembang, BP

Jelang Lebaran 1436 Hijriah ini, dipastikan aktivitas masyarakat di Kota Palembang akan meningkat signfikan. Volume sampah yang sebelumnya mencapai 700 ton per hari diperkirakan akan naik sekitar 10 persen. Bagaimana kesiapan armada pengangkut?. Dinas Kebersihan Kota Palembang (DKK) mengaku lebih dari separuh armada ‘terserang penyakit’.

“Saat ini total armada sampah sebanyak 120 unit. Namun untuk yang benar-benar fit atau dalam keadaan ‘sehat’ tidak sampai separuh. Artinya lebih dari separuh armada yang kami dimiliki mengalami berbagai kendala,” kata Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Palembang Mahbuk, Jumat (3/7).

Dengan kondisi saat ini, Mahbuk mengatakan masih diupayakan seefisien mungkin untuk mengangkut sampah yang didominasi dari berbagai pasar tradisional. Unit yang mengalami kendala operasional ini umumnya masih dapat dioperasionalkan, hanya saja harus dibawa pelan, sebab onderdil pada angkutan rata-rata sudah berumur.

Secara kebutuhan saat ini menurut dia unit sudah mencukupi, namun secara kemampuan mengangkut sampah masih belum maksimal. Saat ini memang masih memungkinkan mengcover volume sampah, namun kinerja petugas kebersihan karena kendaraan ini masih belum maksimal.

“Untuk kebutuhan unit baru agar upaya pengangkutan sampah dapat maksimal, setidaknya DKK butuh 60 armada baru lagi. Kalau ada armada baru kinerja akan jauh lebih maksimal dan bisa dibawa cepat. Sehingga saat volume sampah naik di hari-hari besar dapat mudah diatasi,” katanya.

Dia mengatakan, untuk menghadapi aktivitas masyarakat jelang Lebaran tahun ini pihaknya akan melakukan upaya memaksimalkan angkutan. Jika setiap hari armada mengangkut tiga kali ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maka akan diintensifkan empat kali sehari. Upaya ini dilakukan karena  sampah rumah tangga seperti di pasar akan meningkat tajam,

Sampah basah dari rumah tangga menurut dia biasanya paling mendominasi. Jika hari biasa petugas bisa menyelesaikan pengangkutan sebanyak tiga kali namun menjelang hingga hari H lebaran petugas harus empat kali mengangkut tiap harinya. Dengan kondisi armada saat ini, tentunya upaya pengangkutan tidak terlalu maksimal karena petugas harus hati-hati.

Sementara itu, untuk petugas kebersihan saat dikatakan ada sekitar 1.000 petugas yang terdiri dari berbagai waktu pembersihan. Petugas ini juga membersihkan tempat yang rawan sampah, seperti masjid atau lapangan masjid, sekitar pasar hingga tempat pembuangan masyarakat. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Selo Argodedali Utamakan Pendekatan Dialogis Ke Warga

Palembang, BP — PT Selo Argodedali, kuasa pertambangan batubara di Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, menyatakan ...