Home / Sumsel / Dipertanyakan, Kayu Unglen Kapal Sriwijaya Terbengkalai

Dipertanyakan, Kayu Unglen Kapal Sriwijaya Terbengkalai

 
Palembang, BP
Fraksi Gerindra mempertanyakan kayu unglen pembuatan kapal Sriwijaya yang terbengkalai dan meminta Pemprov untuk menegur SKPD yabg terkait.
“Kayu unglen pembuatan kapal Sriwijaya yang terbengkalai. Ini Kelalaian. Kami berharap Pemprov melakukan teguran kepada SKPD terkait,” kata juru bicara Fraksi Gerindra Asgianto ST yang membacakan pandangan Fraksi Gerindra pada Rapat Paripurna VIII, Senin (29/6).
Paripurna VIII ini dengan agenda mendengarkan pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel sehubungan dengan telah disampaikannya penjelasan Gubernur Sumsel terhadap rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2014, Rabu (24/6) lalu.
Fraksi Gerindra juga menanyakan keberadaan Mess Pertiwi yang digunakan sebagai penginapan Tim Sriwijaya FC melalui PT SOM hanya bayar sewa sekali.
Begitu juga Gerindra juga mempertanyakan temuan BPK atas aset 424 barang yang belum ditemukan pasca SEA Games 2011 lalu dari Dispora ke Badan Aset.
“Sekarang kita siapkan jawabannya atas pandangan fraksi-fraksi tadi. Hari Senin (6/7). Jawaban itu akan disampaikan di rapat paripurna DPRD. Ya itu kan sudah lama sekali (soal kayu unglen pembuatan kapal Sriwijaya yang terbengkalai). Zaman gubernurnya Pak Rosihan Arsyad. Dulu akan dibuat kapal Sriwijaya dengan kayu unglen itu. Tapi seiring dengan perjalanan waktu, pergantian pimpinan. Program itu tidak jadi. Sehingga unglen sedemikian banyak itu dititipkan dengan Lanal. Yang letaknya itu tentunya di pinggir sungai. Nah kalau memang itu ada penyusutan, mungkin lapuk segala macam. Ya memang terjadi demikian. Ya itu laporan Kehutanan begitu,” kata Sekda Sumsel Mukti Sulaiman.
Menurut Mukti, Dinas Kehutanan kepadanya ada proses daripada kayu itu kan mengalami penyusutan. Bahkan Dinas Kehutanan menghendaki agar itu dinilai ulang.
Selain itu soal aset yang belum dikembalikan pada saat SEA Games. Menurut Mukti, jumlahnya banyak, ada becak, sepeda.
“Nah itu kita lihat apa itu masih bisa dilacak. Mobil golf ada. Tapi kalau yang sepeda itu mungkin ada yang hilang juga. Kita lihat dari pembeliannya, pengadaannya. Kemudian kita lihat stoknya.Stok di gudang sedangkan untuk  PT SOM itu kan Sriwijaya FC. Kita tahu keadaan keuangan PT SOM itu sendiri. Apalagi sekarang memang tidak dalam situasi yang baik. Tentu hal ini perlu kita bicarakan dan selesaikan,” kata Mukti Sulaiman, SH. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres, PBB Masih Netral, PAN-Hanura Solid Dukung 1 dan 2

Palembang, BP Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palembang, Chandra Darmawan mengaku, hingga saat ini, PBB belum tentukan arah ...