Home / Headline / Mucikari Online Diadili

Mucikari Online Diadili

Palembang, BP

mucikariTerdakwa Septo Hidayat (21) yang terjerat perkara perdagangan wanita melalui jejaring sosial yang sempat heboh, terlihat tak bisa berbuat banyak saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (29/6).

Dalam persidangan kali ini, terdakwa hanya bisa membenarkan keterangan empat saksi dari anggota kepolisian Unit Perlindungan Perempuan (PPA) Polresta Palembang yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nina Lestarina. Dalam keterangan saksi Ridwan menjelaskan penangkapan terdakwa berawal dari adanya laporan prostitusi yang beroperasi secara online melalui jejaring sosial Facebook atau Blackberry Messenger (BBM).

Baca:  Prostitusi ‘Online’ Terkesan Dibiarkan

“Berawal ketika terdakwa mulai menawarkan foto seorang wanita, lewat pertemanan Blackberry. Lalu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Dengan melakukan penjebakan dan bernegosiasi dengan terdakwa untuk pemesanan pelayanan wanita. Dengan kesepakatan harga sebesar Rp1.500.000, di sebuah hotel. Kemudian pada 8 Maret, anggota lain yang menyamar sebagai seorang pria hidung belang. Menyiapkan sebuah kamar di hotel tersebut dan tak lama kemudian datang terdakwa bersama Dini dan terdakwa keluar.

Baca:  Mahasiswi 'Digermoi' Pelajar SMA

Tak lama kemudian, saat berada di tempat parkir, terdakwa langsung diamankan anggota Unit PPA Polresta Palembang yang sudah melakukan penjagaan, berikut barang bukti uang hasil transaksi dan ponsel yang dipakai untuk menjajakan wanita yang ada.

Setelah mendengar keterangan para saksi, majelis hakim yang diketuai Parlas Nababan menunda persidangan dan akan dilanjutkan kembali pekan depan.

Baca:  Prostitusi ‘Online’ Terkesan Dibiarkan

“Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan terdakwa,” tandasnya.

Atas perkara ini, terdakwa dijerat dengan lima pasal sekaligus yakni Pasal 2 ayat 2, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12 Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberatasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

#ris

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ketua KPU Palembang Diperiksa 3 Jam

#Terkait Dugaan Penggelembungan Jumlah DPT Palembang, BP Panwaslu Palembang akhirnya memeriksa Ketua KPU Palembang Syarifudin dan sejumlah anggota KPU Palembang ...