Home / Headline / Dinsos Sumsel Meradang, Tagihan Listrik di Eks Kantor DPRD OI Rp32 juta

Dinsos Sumsel Meradang, Tagihan Listrik di Eks Kantor DPRD OI Rp32 juta

IMG-20150629-04563Inderalaya, BP
Dinsos Sumsel melalui Kantor Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Sumsel Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) meradang ke Sekretariat DPRD OI, pasalnya biaya tegangan listrik PLN di kantor eks DPRD OI Jalintim, Inderalaya KM 34 tembus hampir Rp32 juta. Mereka pun meminta kepada sekretariat dewan menyelesaikan masalah itu.

Kepala PSBR Adi Darmadi, Senin (29/6), kepada BeritaPagi membeberkan, sejak April lalu petugas PLN melakukan pemeriksaan terhadap tegangan eks kantor DPRD yang masih berada di areal PSBR. Ternyata berdasarkan pemeriksaan tim operasi penertiban aliran listrik (opal) didapati adanya tegangan listrik di kantor tersebut sampai 14000 kwh. Lantaran tidak bisa memenuhi biaya penambahan tegangan sejak akhir 2014 hingga Juni 2015 , PLN mengenakan biaya hampir Rp32 juta

“Bagaimana ini gedung kan sudah kita pinjam pakai 10 tahun, kok malah menyisakan biaya perubahan tegangan listrik hampir Rp32 juta, kita jadi susah lah. Kami juga tidak tahu tiba-tiba ada biaya perubahan tegangan. Akhirnya PLM memutuskan aliran listrik di lima gedung tersebut seperti ruang komisi, ruang pimpinan, sekretariat. Memang kwh masih ada tapi aliran listriknya diputus, mereka juga tidak akan melayani pemasangan listrik baru atau meteran baru kalau biaya tersebut tidak dipenuhi. Yang jelas kami kecewalah kalau begini, kita kan sudah bekerja sama selama ini. Yabg jelas kami juga tidak mungkin mmebayarnya karena biaya juga tidak ada, anggaran darimana,” ujar Adi.

Ia pun mengaku berterima kasih karena telah dilakukan perbaikan gedung pimpinan, komisi dan sekretariat. Namun ia kecewa jika biaya perubahan tegangan belum dibayar. #hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pertempuran Untuk Sumatra

PENAKLUKAN  Jepang atas Sumatera terjadi dalam dua fase: pada pertengahan Februari 1942 Sumatera Selatan , diikuti pada bulan Maret oleh ...