Home / Headline / Sriwijaya FC Gilas Starball 3-0

Sriwijaya FC Gilas Starball 3-0

DSC_1514Palembang, BP

Pertandingan seru antara Sriwijaya FC (SFC) melawan Tim Starball yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (27/6) malam, ternyata tidak membuat skuad Laskar Wong Kito gentar. Terbukti, SFC yang mengandalkan pemain muda mampu meraih kemenangan telak 3-0.

Tiga gol kemenangan SFC dicetak Yogi Rahardian pada menit 67, dan dua gol Michel Salgado menit 76 dan 83. Pada babak pertama, mantan pemain Real Madrid itu memperkuat Tim Starball, namun berganti kostum membela Laskar Wong Kito pada awal babak kedua. Masuknya Salgado membuat serangan SFC semakin tajam sehingga mampu meraih kemenangan.

Sejak menit awal, SFC yang hanya mengandalkan Titus Bonai sebagai pemain senior lebih mendominasi pertandingan dan mampu menekan pertahanan Tim Starball. Bahkan, kurang dari menit ke sepuluh dua kali SFC membahayakan gawang Andritany.

Michel Salgado pemain eks Real Madrid dalam babak pertama terlihat dua kali terjatuh akibat kalah adu body dengan pemain tengah SFC Yusuf Efendi. Pada laga ini, SFC menurunkan Teja Paku Alam, Jecky Arisandi, Andes, Zalnando, Yusuf Effendi, Ichsan Kurniawan, Hapit IbrahimI, Yogi Novrian, Rizky Dwi Ramadhana, dan Titus Bonai.

Sementara Tim Starball menurunkan Andritany di posisi penjaga gawang. Kemudian, Aris Indarto, Charis Yulianto, Maman Abdurahman, Alexander Pulalo, Michael Salgado, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Kutniawan Dwi Yulianto, Rochy Putiray.

Awal babak pertama SFC mencoba membangun serangan yang dimotori Titus Bonai. Hasilnya pada menit ke-7 SFC nyaris membuka peluang melalui sepakan Risky Dwi Ramadhana. Namun, sayang sepakannya masih menyamping di sisi gawang Tim Starball yang dijaga Andritany. Tak berselang beberapa lama Bima Sakti dari tim Starball harus mendapat kartu kuning setelah melanggar Rizky Dwi Ramadhana.

Tidak hanya itu, Titus Bonai dan kawan kawan yang mengincar kemenangan melakukan serangan gencar di babak pertama. Meskipun selama 30 menit berlangsung tidak ada serangan berbahaya yang dilancarkan kedua tim. Di menit ke 38 Tim Starball dikejutkan dengan tendangan keras pemain SFC bernomor punggung 10, M Yogie Novrian yang nyaris membobol gawang lawan. Untung bola masihn menyentuh mistar gawang Starball. Meskipun serangan terus bertubi-tubi dari punggawa SFC, namun hingga akhir babak pertama skor bertahan imbang tanpa gol.

Pertandingan babak kedua pertandingan persahabatan Starball kontra Sriwijaya FC dimulai masing-masing pelatih kedua tim melakukan beberapa pergantian. Michel Salgado di babak pertama memperkuat Tim Starball, di babak kedua memperkuat SFC.

Sementara itu dari tim Starball, coach Francis wewengkang memasukkan Indrianto Nugroho dan Gunawan Dwi Cahyo. Awal babak kedua masih dikuasai SFC, Michel Solgado yang telah memperkuat SFC berpeluang membuka skor andai saja tendangan jarak dekatnya setelah menerima umpan M Yogie Novrian dari sisi kiri pertahanan Starball berhasil diblok Penjaga Gawang Starball Andritany.

Akhirnya usaha SFC berbuah hasil di menit ke-67 Yogi Rahardian yang masuk di babak kedua mampu merobek jala Andritany. Di menit ke-76 SFC kembali memperlebar keunggulan menjadi 2-0, setelah Salgado yang telah berganti kostum memperkuat SFC berhasil menjebol gawang Starball.

Salgado yang yang pada babak pertama memperkuat tim Starball tidak begitu memperlihatkan aksinya. Namun di babak kedua setelah berganti tim dengan memperkuat SFC Salgado lebih aktif menyerang. Setelah mencetak gol pertama, mantan bintang Real Madrid itu kembali mencetak satu gol pada menit 85 dan mengubah skor menjadi 3-0. Hingga laga berakhir tidak ada lagi gol tambahan dan Laskar Wong Kito sukses meraih kemenangan.

Pelatih SFC Rudy Keltjes yang merupakan Pelatih Pra-PON menyatakan senang dengan permainan-permainan anak didiknya. Menurutnya, ada beberapa evaluasi mengenai penampilan pemain besutannya yakni masih memiliki kecanggungan menghadapi pemain berlevel timnas. Namun demikian dirinya sangat bangga karena hasilnya sudah maksimal.

“Saya melihat permainan anak-anak cukup menyenangkan tapi tidak puas, karena agak canggung mainnya. Seharusnya tak perlu ada canggung meskipun mereka adalah pemain andalan nasional,” ujar Rudy Keltjes.

Sementara itu, Bima Sakti pemain dari Tim Starball menyatakan kebanggaan bisa main bersama jagoan-jagoan Sumsel.

 

“Terima kasih masyarakat Sumsel dan pengalaman kami dan adek-adek di Sumsel. Saya lihat mereka memiliki prospek yang bagus untuk cikal bakal Timnas Indonesia,” ujar Bima Sakti.

Dia menambahkan, terkait polemik sepakbola Tanah Air dirinya mengatakan bahwa mudah-mudahan situasi sepakbola Indonesia segera berakhir.

“Yang diutamakan adalah sepakbola meskipun di dalamnya ada beberapa kepentingan sehingga kondisi ini masih seperti ini. Semoga habis Lebaran nanti ada kabar baik,” ucap mantan kapten Timnas Indonesia itu. #sug/fer

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jasad Nata Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Warga pinggiran Sungai Komering di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin mendadak heboh setelah menemukan mayat laki-laki tersangkut ...