Home / Headline / Mayat Pencari Rotan di Atas Bukit

Mayat Pencari Rotan di Atas Bukit

IMG_20150627_133609Lubuklinggau, BP

Mayat di atas bukit bebatuan Desa Durian Rampak, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau ditemukan warga tergeletak dengan kondisi membusuk. Temuan itu dilaporkan warga ke Polsek Utara, kemarin, Jumat (26/6) sekitar pukul 19.00.

Lantaran sulitnya akses menuju ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP), proses evakuasi yang dilakukan anggota sempat terkendala dan baru dilakukan Sabtu (27/6) sekitar pukul 06.00 oleh anggota Polsek Utara. Diduga mayat tersebut merupakan pencari rotan.

Identitas mayat awalnya Mr X. Lalu, setelah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Dr Sobirin Lubuklinggau diketahui mayat tersebut bernama Dodi (33), warga Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Itu setelah adanya informasi temuan mayat yang membuat salah seorang teman korban yakni Dayat mencari informasi pasca evakuasi dari TKP ke kamar mayat RS Dr Sobirin Lubuklinggau.

“Ciri-cirinya mengenakan baju kaos warna orange bertuliskan Original County dan memakai cincin batu akik warna merah,” kata Dayat menyebutkan identitas mayat kepada polisi di kamar mayat.

Setelah mengidentifikasi dan mendapatkan keterangan dari Dayat, polisi lantas membenarkan ciri-ciri tersebut. “Iya, bajunya itu yang dipakai sama cincin,” jelas Dayat lagi mengingat identitas korban.

Menurutnya, korban sudah seminggu tidak diketahui keberadaannya. Dan terakhir pergi menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan mengenakan kaos warna orange. “Dia ini perantau antara dari Pulau Jawa. Sudah 2 tahun di Kota Lubuklinggau, tinggal dengan ibu angkatnya,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, dompet milik korban tidak ada lagi. Termasuk kalung dari tali yang biasa dikenakan oleh korban. “Dompet sama kalungnya tidak ada lagi. Dia juga pakai motor Honda Beat,” jelasnya.

Sementara itu, hasil identifikasi yang dilakukan tim dokter RS Sobirin Lubuklinggau menyebutkan adanya dugaan kekerasan pada bagian kepala belakang dan punggung korban. “Ada lebam dibagian belakang kepala dengan punggung belakang,” kata Dr Paramita menjelaskan hasil identifikasi kepada polisi di kamar mayat.

Terpisah Kapolres Lubuklinggau AKBP Ari Wahyu Widodo, melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Ali Rahman didampingi Kanitreskrim, Aiptu Dadang membenarkan temuan mayat di atas bukit bebatuan tersebut. “Kemarin malam (26/6) kita dapat laporan warga, tapi medannya sulit jadinya baru tadi pagi dievakuasi,” katanya. #kur

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...