Home / Bisnis / Pemudik Angkutan Darat Diprediksi Turun

Pemudik Angkutan Darat Diprediksi Turun

Palembang, BP

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar memastikan pihaknya dan jajarannya lainnya siap mengantisipasi angkutan Idul Fitri tahun 2015.

Persiapan mudik tahun ini berkaca pada tahun 2013. Berdasarkan evaluasi akhir tahun 2013, penumpang yang terangkut sebanyak 639.480 sedangkan pada tahun 2014 sebanyak 609.219. Berarti terjadi penurunan penumpang 30.261 orang.

“Pada tahun ini kelihatannya dari iklim yang berkembang, terjadi penurunan angkutan penumpang melalui darat yang kurang lebih sama estimasinya 5 persen,” katanya dalam rapat koordinasi angkutan Idul Fitri Tahun 2015 di Gedung Dishubkominfo Sumsel, Jumat (26/6).

Penurunan penumpang melalui darat disebabkan banyak penumpang yang mudik menggunakan mobil pribadi dan kendaraan roda dua. Selain itu beralihnya dari moda darat ke moda udara , karena sekarang sudah banyak regonyo (tarif-red) yang mirip-mirip, Palembang- Lampung Rp400 ribu, yang darat Rp250 ribu tapi ini cuma 50 menit, idak capek,” katanya.

Untuk angkutan kereta api pada 2013, total penumpang yang diangkut 76.151 orang dan tahun 2014 meningkat menjadi 114.607. Peningkatan ini dikarenakan Dishubkominfo Sumsel sudah menyiapkan kelas ekonomi lokal. “Ada penambahan signifikan 25. 265 sehingga total penumpang yang diangkut pada masa Lebaran tahun 2014 sebanyak 114.607 kenaikan terjadi 46,6 persen,” katanya.

Pihaknya tahun ini melakukan koordinasi dengan PT KAI, diperkirakan estimasi penumpang diangkut sebanyak 119.191 atau naik 4,0 persen dari tahun 2014.
Sementara angkutan udara pada tahun 2013, jumlah penumpang sebanyak 146.678 orang dan pada tahun 2014, mengalami kenaikan menjadi 156.824 orang. Naiknya 8,98 persen dimana seat yang disiapkan 196.156 dan tidak ada ekstra flight.

“Jadi di tahun 2015 ini, angkutan udara akan mengangkut penumpang diperkirakan 172.970 orang atau naik 8,96 persen,” katanya. Untuk angkutan laut kapal cepat Palembang-Bangka di Boombaru sudah sepi penumpang dan turun 20 persen tahun 2015 ini , karena orang lebih banyak naik pesawat terbang jurusan Palembang-Bangka. Tarifnya sudah murah dan sudah ada pelabuhan penyeberangan di Tanjung Api Api yang lebih bagus dan lebih cepat.

“Tahun ini, Dishub Sumsel menyiapkan posko-posko untuk mengantisipasi mudik Lebaran,” katanya.

Pihaknya juga sudah memetakan daerah rawan macet dan bencana di Sumsel. Antara rawan longsor yakni Tebing Tinggi, Mura, Baturaja Sugiwaras, Simpang Air Dingin Pagaralam, sedangkan pasar tumpah ada di Pasar Tebing Tinggi, Pasar Sungai Lilin, Simpang Inderalaya, Tugu Mulyo, dan sebagainya. Sedangkan rawan macet di kabupaten Empat Lawang, Terminal Alang Alang Lebar.

Pihaknya menyiagakan 11 mobil derek yang ditempatkan pada titik-titik rawan macet dan rawan bencana termasuk longsor. “Provinsi ada tiga mobil derek yang ditempatkan di PTT Pematang Panggang OKI, PTT Merapi, Lahat dan PTT Prabumulih. Palembang ada tiga unit mobil derek, Banyuasin di tempatkan di Betung dan Sungai Lilin. Muba ditempatkan di kota Sekayu, sedangkan Ogan Ilir di tempatkan pada ruas Inderalaya, OKU satu unit pada Baturaja, ” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Dirut PT Bukit Asam Arviyan Arifin: Pabrik Pengolahan Gasifikasi Batubara Beroperasi 2022

Jakarta, BP–Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, Direktur Utama  PT Pertamina (Persero) Elia massa Manik, Direktur Utama PT ...