Home / Hukum / Adik Tewas, Kakak Laporkan Polisi Polsek Gelumbang

Adik Tewas, Kakak Laporkan Polisi Polsek Gelumbang

Palembang, BP

Merasa kecewa terhadap rombongan petugas yang bertugas di Mapolsek Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, akhirnya Ali (58), memutuskan membuat laporan, di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Sumsel, Jumat (26/6).

Kedatangan pelapor, warga Desa Harapan Mulya, Dusun I, Muara Belida, Kabupaten Muaraenim itu, karena mengingat kematian adiknya setelah dikeroyok sejumlah warga pada September 2014. Namun, yang mendasari Ali melaporkan rombongan Polsek Gelumbang karena kecewa tidak adanya usaha pertolongan saat sang adik dikeroyok sejumlah warga.

Padahal, berdasarkan penyataan yang tertera dalam surat laporan, saat kejadian berlangsung rombongan yang langsung dipimin oleh AKP Mulyono itu, berada di lokasi kejadian dan menyaksikan langsung peristiwa pengeroyokan tersebut.

“Saya tidak bisa menolong adik saya karena saya juga ada yang menghadang. Rombongan polisi yang datang saat itu sekitar sepuluh orang,” ujar Ali seperti yang ada di laporan tersebut.

Masih dikatakan Ali, rombongan polisi yang datang sebelumnya sempat akan mencoba menghentikan perkelahian yang tengah terjadi antara adik Ali dengan musuhnya. Namun, saat sang adik dibawa ke rombongan musuhnya, polisi tidak mengejar dan hanya diam saja menyaksikan adik Ali dikeroyok.

Ketika pengeroyokan itu, dikatakan Ali, ia menyaksikan adiknya dibacok dengan menggunakan senjata tajam (sajam) berupa parang dan golok oleh pelaku yang berjumlah tiga orang. Setelah mereka melarikan diri, Ali yang berusaha menyelamatkan nyawa adiknya mencoba membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Namun, setelah Ali berusaha semaksimal mungkin, tetap nyawa sang adik sudah tidak bisa diselamatkan dengan delapan luka bacok di beberapa bagian tubuh. Melihat hal ini, Ali kecewa sekali, jika saja polisi saat itu mencoba melerai mereka yang berkelahi, mungkin adik Ali tidak akan tewas.

“Untuk itu, sebagai keluarga, kami membuat laporan dengan harapan ada hukuman untuk anggota yang saat itu ada di lokasi kejadian,” harap Ali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova membenarkan, laporan Ali sudah diterima. Baik Ali maupun sejumlah saksi yang dibawa Ali sudah dimintai keterangan oleh petugas SPKT Mapolda Sumsel. Laporan Ali diterima dengan Surat Laporan LPB/480/VI/2015/Sumsel.

“Terlapor berstatuskan anggota Polri dan tentu akan kita panggil untuk dimintai keterangan. Jika memang ada tindak pidananya, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Djarod.

Terpisah, AKP Mulyono yang dihubungi melalui ponselnya membenarkan adanya kejadian pengeroyokan yang berakhir dengan tewasnya adik Ali. Namun, anggota Polsek Gelumbang sudah menjalankan segala prosedur yang tepat untuk mencoba menghentikan kejadian tersebut. Bahkan, anggota yang datang langsung mengejar sejumlah pelaku yang tengah mengeroyok seseorang.

“Silahkan saja untuk melapor karena setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan itu. Yang pasti, selain kita sudah ke lokasi kejadian, seorang pelaku pengeroyokan itu kini sudah kita amankan dan ini menunjukkan kita tetap memroses kejadian tersebut,” pungkas Mulyono.

#rio

x

Jangan Lewatkan

Petani Tewas Ditembak Pencuri

Muarabeliti, BP–Diduga memergoki aksi pencurian, Koni (49) tewas dengan luka tembak di dada dan luka bacok di kepala. Peristiwa yang ...