Home / Headline / Massa Tuntut Pengembalian Juara 1 Bagi Shelyna Salsabila

Massa Tuntut Pengembalian Juara 1 Bagi Shelyna Salsabila

 

demoPalembang, BP
Puluhan orang yang menamakan dirinya Satuan Tugas Aksi Dewan Kesenian Palembang menggelar demo di halaman kantor DPRD Sumatera Selatan, Rabu (24/6), menuntut  Shelyna Salsabila Juara 1 dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Sumsel  tahun 2015 diberikan sertifikat kemenangannya dengan keputusan dewan juri yang memutuskan kemenangan Shelyna Salsabila. Termasuk mengusut penyimpangan anggaran perlombaan tersebut.
Ketua Dewan Kesenian Kota Palembang Vebri Alintani mengatakan, Shelyna Salsabila  dari Palembang Juara 1 dalam Festival dan Lomba Ssni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Sumsel  tahun 2015, namun dua hari kemudian kemenangan Shelyna dianulir oleh juri yang menyatakan pemenang pertama bukan Shelyna melainkan wakil dari OKU.
“Kita beberapa waktu lalu ke Dinas Diknas Sumsel dan oleh Diknas diputuskan dikirimlah dua-duanya baik Shelyna maupun wakil dari OKU ini ke nasional. Namun Shelyna Salsabila sampai sekarang tidak diberikan sertifikat kemenangan juara 1, itu yang kita tuntut, Diknas mau ajak kita dialog lagi, tapi bagi kami kenapa harus dialog lagi tidak ada kejelasan,” katanya.
Selain itu pihaknya menuntut DPRD Sumsel mengusut FLS2N yang disinyalir banyak penyimpangan karena kualitas lombanya tidak  bagus, penunjukan juri asal-asalan, fasilitas pendukung tidak disiapkan.
” Kita juga menuntut tuntas konspirasi kemenangan yang ditunda ini  dan minta audit perlombaan tersebut yang diduga banyak permainan anggarannya,” katanya.
Setelah berorasi beberapa lama, massa diterima oleh Ketua Komisi V DPRD Sumsel Fahlevi Maizano yang berjanji akan memanggil Dinas Diknas Sumsel untuk meminta klarifikasi terkait kasus ini.
“Kalau seperti ini kinerja mereka, ini merupakan preseden yang buruk, kita akan tindaklanjuti masalah ini,” katanya. #osk

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...