Home / Hukum / Apes, Motor Untuk Biaya Persalinan Istri Raib

Apes, Motor Untuk Biaya Persalinan Istri Raib

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO MELAPOR- Ferdian Ade (23), korban pencurian motor saat melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (24/6).

BP/BELLY CASIO
MELAPOR- Ferdian Ade (23), korban pencurian motor saat melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (24/6).

Niat Ferdian Ade Putra (23), warga KH Azhari, Lorong Taman Bacaan, No 325, RT 06 RW 03, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, untuk menyiapkan biaya persalinan anak pertamanya sirna sudah. Pasalnya, upaya menjual motor yang dilakukan sang istri berinisial F berujung pada penipuan.

Sang istri. memutuskan untuk menjual motor kesayangan yang baru dua Minggu dibelinya. Namun sayang, situs online Olx yang menjadi media perantara transaksi jual beli tersebut, menjadi pemicu motornya dilarikan calon pembeli.

Kepada petugas dirinya menceritakan, kejadian yang dialami tersebut bermula saat dirinya mem-posting motor Honda Vario berwarna biru miliknya di situs jual beli online Olx pada, Minggu (21/6) lalu. Tak membutuhkan waktu lama, keesokan harinya sudah ada yang menghubungi untuk melihat kondisi motor tersebut.

“Saya ajak ketemuan di rumah dan mereka datang bertiga menggunakan motor RX-King,” katanya saat melapor ke SPKT Mapolresta Palembang, Rabu (24/6).

Dikatakan Ferdian, motor tersebut ditaksir antara Rp6 juta hingga Rp7 juta.

“Motor itu saya beli second juga Pak, tahun 2007 tapi mesinnya masih bagus. Setelah sampai depan rumah, motor tersebut kemudian di ujicoba oleh orang yang mengaku bernama Novin ini (terlapor-red). Namun seperti terhipnotis, awalnya motor King itu yang pergi kemudian motor saya yang di tes pun dibawa kabur. Saya tak sadar, karena benar-benar saya kira mau di coba saja sampai seorang teman di depan gang melaporkan kalau orang tersebut sudah kabur,” tukasnya.

Menurut Ferdian, dirinya terpaksa menjual motor tersebut lantaran istrinya tengah hamil sembilan bulan.

“Tinggal menunggu hari Pak, makanya butuh biaya sementara penghasilan dari jaga warnet tidak terlalu mencukupi. Sebenarnya motor itu baru saya beli tapi terpaksa saya jual untuk persiapan persalinan istri. Makanya saya melapor dan berharap pelakunya bisa segera ditemukan,” harap Ferdian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi, SIK, melalui Kanit SPKT Ipda Heriansyah membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti Nomor LP/B-1409/VI/Sumsel/Resta.

“Berkas STNK motor korban atas nama Fitriyana yang tertera tersebut sudah kita amankan berikut dengan BPKB-nya. Pelaku bisa dikenakan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan kita tindak lanjuti dengan menyerahkan ke Satreskrim,” singkatnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Petani Tewas Ditembak Pencuri

Muarabeliti, BP–Diduga memergoki aksi pencurian, Koni (49) tewas dengan luka tembak di dada dan luka bacok di kepala. Peristiwa yang ...