Home / Headline / Penyidik KPK Geledah Kantor Bupati

Penyidik KPK Geledah Kantor Bupati

 

ARF_4759Sekayu, BP

Pemeriksaan kasus operasi tangkap tangan terhadap pejabat dan anggota DPRD Muba yang dilakukan oleh Komsisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini  (22/6) berlanjut, setelah kemarin siang dilakukan penggeledan di rumah pribadi Bupati Muba H Pahri Azhari.
Tim KPK yang belum berjumlah 8 orang  langsung turun dari tiga mobil toyota innova hitam dengan plat BG 542 A, BG 701 FW, dan BG 1531 IJ. Sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka langsung masuk ke ruangan kerja Bupati Muba yang berada di lantai dua, tepatnya disebelah bangunan IT Center. “Masuknya sekitar jam sembilan, dan langsung ke ruangan kerja bupati Muba,” ujar salah satu Pol PP.

Baca:  Johan Budi: Jumlah yang Terlibat Akan Bertambah

Sekitar pukul 11.00 setelah melakukan penggeledahan diruangan kerja Bupati Muba, sekitar tiga jam. Akhirnya penyidik Komisi Pemerasatan Korupsi (KPK) yang berjumlah lima orang keluar dari ruangan. Kemudian langsung menuju kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Muba.

Mendapat pengawalan ketat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Brimob Polda Sumsel bersenjata lengkap. Kelima orang penyidik KPK yang menggunakan masker dan rompi yang bertuliskan KPK langsung menuju ruangann Media Centre yang menghubungkan dengan DPPKAD Muba.

Selang beberapa menit kemudian, kembali keluar tiga penyidik KPK dengan menggunakan koper berwarna biru yang digiring oleh Kabag Hukum Pemkab Muba H Yudhi Herzandi menuju DPPKAD. Ketika sejumlah awak media mencoba bertanya dengan Kabag Hukum, sayangnya tidak dihiraukan. “Nanti saja ya, saya cuma mengawal,” ujar Kabag Hukum singkat. Mereka berjalan kaki menyusul tim pertama menuju DPPKAD melewati lorong kompleks perkantoran Pemkab Muba

Baca:  KPK Segel Ruang Kerja Bupati Muba

 

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi membenarkan masuknya petugas KPK menggeledah sejumlah ruangan termasuk ruang kerja miliknya dan ruang kerja Bupati Muba. Dia mengaku dirinya sendiri yang menerima dan memberikan akses kepada KPK memeriksa sejumlah ruangan. “Saya periksa suratnya dan benar mereka dari KPK. Saya belum dapat komentar soal pemeriksaan KPK ini karena masih berjalan. Saya fokus pada jalannya pemerintahan. Pejabat utama sudah saya hubungi dan arahkan. Siang ini kita akan rapat untuk membahas jalannya roda pemerintahan. Fokusnya tetap jalan semua pelayanan,” terangnya.

Baca:  Sebelumnya DPRD Muba Terima Uang Suap Rp3 Miliar

 

Namun Beni mengelak saat ditanya apakah sudah ada rencana membahas penggantian sementara Kepala DPPKAD  mengingat Kepalanya yakni SF dalam kurungan KPK. “Memang ini sangat fital sebab semua berkas keuangan dan pencairan anggaran ada di SF tapi kita belum ada rencana menggantinya. Belum sampai ke arah situ sebab kita masih melihat dan mempersilakan KPK bekerja,” terang Beni sembari mengatakan dirinya juga belum ada komunikasi dengan Bupati Muba Pahri Azhari.#arf

x

Jangan Lewatkan

Ganti Shabu Dengan Garam, Andi Dibekuk

Kayuagung, BP–Berharap mendapat untung besar dengan mengelabui pembeli, Andi Piteriyadi (41), pengedar narkoba jenis shabu-shabu warga Desa Muara Niru, Dusun I, Kecamatan ...