Investor Gerak Cepat

 

Dua proyek kawasan strategis Kota Palembang saat ini masuk dalam tahap penyusunan master plan untuk mengejar percepatan pembagunan jelang Asian Games 2018. Pemerintah Kota (Pemko) saat ini sudah mulai perkirakan nilai investasi. 

 

Palembang, BP

Para pelaku bisnis di Kota Palembang saat ini sudah mulai menunjukkan geliat besar untuk berinvestasi di Kota Palembang. Sebab, pembagunan dua kawasan strategis di Kota Palembang sudah masuk tahap penyusunan rencana induk (master plan). Otomatis, Detail Engineering Design (DED) akan segera diselesaikan.

 

Dua kawasan yang dimaksud yakni, kawasan Industi Gandus yang akan dikelola oleh investor sukses asal lokal PT Fauzi Panca Manunggal dan kawasan Wisata Sungai yang akan digarap PT Indonesia Tourism Development Corperatition (ITDC).

 

Pemerintah Kalembang tampaknya cukup optimis target investasi Rp2,6 triliun tahun ini dapat tembus bahkan melebihi ekspektasi, sebab dua investor besar sudah menunjukan keseriusnya membangun Kota Palembang dalam bentuk kawasan.

 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Kota Palembang Ridwan mengatakan kawasan industri di Gandus diyakini akan mendorong target investasi Palembang Rp2,6 trilun tahun 2015. Sebab, akan diikuti oleh sejumlah investor baru luar dan dalam negeri yang mengisi kawasan tersebut.

 

“Investor yang akan menggarap kawasan Gandus ini adalah investor lokal asli Palembang yang sudah memiliki lahan sediri dan ingin mebangun kota asalnya Kota Palembang, saat ini sudah masuk dalam tahap master plan, kawasan ini diyakini akan sukes mendorong pertumbuhan perekonomian Kota Palembang,” kata Ridwan dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (19/6).

 

Fauzi Panca Manunggal dikatakan Ridwan investor professional yang sudah sukses berinvestasi di kota-kota besar Pulau Jawa. Sehingga tidak sulit untuk membangun kawasan dan menyerap investor besar dari dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Kota Palembang. Apalagi, rencana pengembangan kawasan akan banyak dibangun pabrik.

 

Dari sisi keuntungan Kota Palembang, jelas Ridwan akan sangat berkontribusi terhadap terget investasi Pemerintah Kota Palembang maupun target Nasional. Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat tajam baik melalui retribusi, pajak dan lainnya. Bahkan jika banyak pabrik atau pergudangan yang akan dibangun maka sektor ekonomi turunan akan semakin menggeliat, termasuk penyerapan tenaga kerja.

 

“Apalagi target kawasan ini selesai sebelum Asian Games 2018 ini akan membuat investor lainnya akan sangat tertarik berinvestasi di Kota Palembang. Bahkan kami mendapat bocoran Lima dari 10 hotel baru di Kota Palembang ini akan beroperasi tahun ini juga,” kata Ridwan.

 

Untuk saat ini, Ridwan mengatakan investor juga tengah mempelajari sistem Detail Engineering Design (DED) yang cocok untuk diterapkan di lokasi, termasuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan segala jenis yang berhubungan dengan pengembagan kawasan ke depan.

 

Owner PT Fauzi Panca Manunggal Abdilla Fauzi Ahmad mengatakan rencananya kawasan industri di Gandus ini akan berdiri di lahan sendiri seluas 115 hektar. Kendati enggan menyebut salah satu tenant besar yang sudah melirik kawasan ini, namun Intan mengemukakan akan banyak jenis industri yang akan mendukung perekonomian Kota Palembang.

 

Kawasan ini menurut dia akan mengakomodir ribuan buruh dan menciptakan sentra perekonomian, pendidikan, kesehatan maupun kawasan perumahan yang sangat menunjang aktivitas masyarakat dan tentunya akan memperhatikan kaidah tata ruang sesuai yang dianjurkan.

 

“Industri yang akan dikelola nantinya multiplier efek artinya akan banyak perusahaan yang akan berinvetasi di dalamnya, apalagi komoditi Sumsel saat ini makin berkembang, prioritas industri pada sektor komoditi pasti ada, namun memang lebih jauh kami masih belum bisa informasikan,” katanya.

 

Sementara itu untuk perkembangan kawasan Wisata Sungai, ITDC sudah menunjukan keseriusannya membagun hotel mewah di tepian sungai melalui Memorandum of Understanding (MoU). Saat ini sedang melakukan kajian mengenai persyaratan pembangunan hotel yang akan dilakukan di tepian Sungai Musi.

 

Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Investasi dan Pembagunan, Sudirman Teguh mengatakan ITDC sendiri baru pertama kali ini akan mengelola kawasan wisata sungai dan Palembang menjadi pilot project untuk kawasan wisata ini.

 

“Saat ini sedang proses penyusunan master plan, artinya DED akan dapat diselesaikan setelah penyusunan selesai. Pemerintah Kota Palembang inginya investor tidak hanya membangun hotel, namun juga dapat mengembangkan kawasan wisata ini menjadi sentra perekonomian baru,” kata Sudirman.

 

Sudirman mengatakan, keinginan Plt Walikota Harnojoyo agar UMKM lokal dapat diberdayakan di sekitar tepian musi, serta menghidupkan kembali aktivitas perekonomian rakyat di Sungai Musi akan dapat terealisasi dengan geliat investor ini.

 

“Plt Walikota ingin agar pembangunan ini memberikan multiplayer efek bagi masyarakat. Sehingga tepian musi juga menjadi sentra ekonomi baru di samping tujuan wisata yang menarik,” kata Sudirman.

 

Kabid Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Besar Sungai Wilayah Sumatera VIII Adi Rusman mengatakan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menentukan dan mengkaji pembangunan hotel ini. “Karena memang ada aturannya untuk bangunan di tepian sungai. Jadi, akan dikaji oleh tim ini sehingga pembangunan hotel ini nanti tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Presiden Komisaris ITDC Sapta Nirwanda, hotel ini hotel ini akan dibangun di lahan Pemerintah Kota (Pemko) Palembang. di kawasan Seberang Ulu. Konsep hotel ini nantinya ditawarkan dengan dua opsi, yang salah satunya sudah ditaksir oleh pihak Pemerintah Kota Palembang.

 

Hotel 20 lantai ini hotel ini nantinya akan dibuat dengan konsep berbentuk kapal, dengan jumlah kamar sekitar 300-350 unit. Nantinya kita membutuhkan lahan seluas 16.974 meter persegi, anggaran pembangunan yang akan digelontorkan sekitar Rp200 Miliar.

 

Hotel ini akan berkonsep kapal disertai desain yang menguatkan citra Palembang sebagai kota dengan wisata bahari. Nantinya hotel ini tidak hanya dapat melihat pemandangan Sungai Musi dan jembatan Ampera dari kamar, tamu pun dapat menikmati santapan spesial di top floor hotel yang nantinya akan dibuat restoran berputar. #ren

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Koperasi Tinggal Papan Nama

Palembang, BP — Pertumbuhan koperasi di Kota Palembang terbilang cukup signifikan terutama yang dibentuk oleh masyarakat. Dari total 1082 hampir setengahnya ...