Home / Hukum / Waspadai Aksi Kriminalitas di Bulan Ramadhan

Waspadai Aksi Kriminalitas di Bulan Ramadhan

Palembang, BP

wakapoldaWakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri, Rabu (17/6), menghimbau kepada seluruh masyarakat di Sumsel khususnya Kota Palembang untuk tetap mewaspadai aksi kriminalitas, seperti ancaman aksi pencurian di bulan ramadhan ini.

“Seluruh masyarakat supaya hati-hati ketika akan meninggalkan rumah. Pastikan rumah ditinggal dalam keadaan aman, begitu juga dengan kendaraan yang mungkin akan ditinggal selama menjalankan ibadah tarawih di masjid,” ujar Syaiful.

Masih dikatakan Syaiful, pihaknya meminta bantuan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, untuk mengutamakan keselamatan, baik itu keselamatan diri sendiri maupun keselamatan harta benda. Tentunya, dengan tindakan pencegahan lebih baik daripada tindakan pemberantasan.

“Apalagi di bulan puasa curas, curat dan curanmor atau yang dikenal 3C sangat mungkin terjadi karena di bulan puasa banyak kegiatan beribadah terjadi di malam hari, terutama saat menunaikan ibadah shalat tarawih,” kata Syaiful.

Dikatakan Syaiful, masyarakat mayoritas melaksanakan ibadah ini di masjid, sehingga rumah sering kali ditinggal tanpa penghuni. Selain memastikan rumah ditinggal dalam keadaan aman, masyarakat juga dihimbau untuk berhati-hati dalam meninggalkan kendaraan.

Untui itu, Syaiful menyarankan, agar kendaraan dikunci ganda saat ditinggal shalat tarawih. Pastikan juga, kendaraan diparkir di lokasi yang aman dan jangan diparkir di lingkungan yang sepi. Ia menyarankan supaya masyarakat yang akan atau sudah menunaikan ibadah tarawih untuk sebaiknya bepergian secara kelompok.

Selain itu, sambung Syaiful, ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak terlalu berpenampilan mencolok sehingga mengundang orang untuk berbuat kejahatan. Selain mewaspadai aksi kejahatan, masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya di saat rumah ditinggal tanpa penghuni.

“Salah satunya adalah mewaspadai penyebab terjadinya kebakaran. Untuk mencegah ini, masyarakat untuk mewaspadai kompor gas atau listrik ketika rumah akan ditinggal pergi. Alangkah baiknya tidak menyalakan listrik saat rumah ditinggalkan,” tutur Syaiful.

 

x

Jangan Lewatkan

Polisi Temukan 60 Korban Pungli Penerimaan Pegawai Dinkes Muba

Sekayu, BP–Tersangka pungli pegawai tidak tetap  (PTT)  medis Dinkes Muba, Mega, mulai  ‘bernyanyi’. Terbukti selama penahanan tersangka Mega oleh tim ...