Home / Pendidikan / Jurusan Pertanian Kurang Diminati Mahasiswa

Jurusan Pertanian Kurang Diminati Mahasiswa

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR MANDI KEMBANG- 13 mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Sriwigawa, sempat dimandikan air kembang oleh Ketua Yayasan Sudirman Tegoeh, Sabtu (13/6).

BP/DUDY OSKANDAR
MANDI KEMBANG- 13 mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Sriwigawa, sempat dimandikan air kembang oleh Ketua Yayasan Sudirman Tegoeh, Sabtu (13/6).

Berkembangnya dunia Teknologi Informasi (IT) semakin membuat penguasaan teknologi diminati. Imbasnya, semua hal yang berkaitan dengan non IT mulai ditinggalkan. Salah satu adalah pendidikan bidang pertanian kalah berkembang dengan pendidikan jurusan IT atau sejenisnya, yang membuka peluang alumnusnya bekerja nyaman di ruang AC (Air Conditioner)

Padahal, pendidikan pertanian sangat erat kaitannya dengan kelangsungan hidup manusia. Sehingga program ini harus terus dikembangkan agar kelangsungan pangan aman di tengah gempuran semakin minimnya lahan untuk bercocok tanam.

“Negara-negara maju sekarang pun sudah berpikir dan bagaimana mengembangkan pertanian karena isu pangan menjadi hal penting di tengah keterbatasan lahan untuk mengembangkannya ,” ujar Ketua Stiper Sriwigama Sudirman Tegoeh, di sela kegiatan Yudisium ke-33 Stiper Sriwigama di Palembang, Sabtu (13/6).

Sebelumnya, sebanyak 13 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sriwigama, mengikuti yudisium sarjana ke-33 tahun ajaran 2014 hingga 2015. Mereka adalah mahasiswa dari tiga jurusan yang telah terakreditasi yakni Agro Teknologi, Agro Bisnis dan Ilmu Kehutanan. Selain itu, 13 mahasiswa dan Stiper Sriwigawa sempat dimandikan air kembang oleh Ketua Yayasan Stiper Sriwigama Sudirman Tegoeh. Proses mandi kembang terhadap 13 mahasiswa tersebut, dilakukan dalam rangkaian acara Yudisium.

Sudirman mengatakan, tahun lalu 360 sarjana resmi menyandang almuni Stiper Sriwigama. Kata pria yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Yudisium diibaratkan seperti ijab kabul dalam proses pernikahan.

“Yudisium ini sudah sah, untuk pengesahaannya lagi pada waktu wisuda nanti,” katanya.

 #Osk

x

Jangan Lewatkan

Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Stebis IGM Gandeng UIN

Palembang, BP— Meskipun baru berusia empat tahun, namun Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (Stebis) IGM Palembang terus melakukan akselerasi terobosan ...