Home / Hukum / Kuli Angkut Ikan Jadi Bandar Sabu

Kuli Angkut Ikan Jadi Bandar Sabu

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO DIAMANKAN- Sofian (20), Poniman (46) dan Mardian (20) pelaku pemakai dan pengedar sabu-sabu saat diamankan di Mapolresta Palembang kemarin (12/6).

BP/BELLY CASIO
DIAMANKAN- Sofian (20), Poniman (46) dan Mardian (20) pelaku pemakai dan pengedar sabu-sabu saat diamankan di Mapolresta Palembang kemarin (12/6).

Merasa gaji menjadi kuli angkut ikan di pasar Induk jakabaring tak lagi mencukupi kebutuhan keluarga, Poniman (46) warga Jalan Tembok Baru Gang Rawa-rawa RT 15 Kelurahan 11 ulu kecamatan Seberang Ulu II ini nekad menjadi pengedar sabu-sabu. Atas perbuatannya, dirinya dipastikan mendekam dijeruji besi usai diamankan jajaran anggota Polsek Seberang Ulu I, Jumat lalu.

Menurut Kapolsek Seberang Ulu I, AKP Suhardiman mengatakan bahwa pelaku ditangkap di kediamannya saat sedang membagi sabu-sabu menjadi bungkusan dan paket kecil. “Berikut kita amankan juga timbangan digital yang ada di TKP saat penggerebekan. Dia ini hasil pengembangan dari dua pemakai yang sebelumnya ditangkap yaitu Sofian dan Mardian warga Gang Banten VI kecamatan seberang ulu II,”katanya.

Diungkapkan Suhardiman, Sofian berprofesi sebagai kuli angkut minyak di pasar Jakabaring dan Mardian supir bentor. “Keduanya ditangkap saat ada patroli hunting anggota kita di pasar 10 ulu beberapa waktu lalu dengan barang bukti satu paket kecil. Kita kembangkan dan berhasi menangkap Poniman ini. Dua pelaku pemakai bisa dijerat pasal 112 KUHP dan 114 KUHP untuk Poniman sebagai pengedar,”bebernya.

Sementara pelaku Poniman mengaku terpaksa menjadi pengedar sabu selama 3 bulan terakhir lantaran terdesak masalah ekonomi. “Anak saya ada 4 pak, sudah besar-besar. Istri saya hanya sebagai tukang cuci dengan gaji yang tak seberapa juga. Makanya saya beralih profesi sebagai pengedar karena untungnya lumayan besar,”tukas Poniman.

Dalam sehari, Poniman mampu menghabiskan 1 Jie sabu-sabu dengan harga beli 550ribu. “Dari itu dipecah-pecah kecil jadi beberapa paket. Untungnya bisa 200ribu perhari pak dan saya beli dari teman saya namanya Kandar warga 11 ulu. Uangnya cuma untuk makan sehari-hari, menyesal tapi mau bagaimana lagi pak saya harus bertanggung jawab,”pungkasnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Api Tiba-tiba Berkobar, Hanguskan 10 Rumah Permanen di Keramasan

Palembang, BP–Si jago merah mengamuk di kawasan padat penduduk Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (18/10) ...