Home / Sumsel / Musi Banyuasin / Mengharumkan Nama Sumsel Lewat Prestasi

Mengharumkan Nama Sumsel Lewat Prestasi

Palembang, BP

0806.15.HL.FerKiprah Nazarul Hasan, SPd, Mpd, di dunia pendidikan Sumatera Selatan patut mendapat ancungan jempol. Berbekal kedisiplinan, kebulatan tekad dan dedikasi tinggi, dia mampu mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional.

Berbagai penghargaan dan prestasi di level provinsi dan nasional mampu diukir pria kelahiran Sindang Marga, Musi Banyuasin (Muba) 12 Mei 1968 ini, melalui kerja keras dan pengabdian tidak kenal lelah. Tahun 2006, dia terpilih sebagai guru teladan se-Kabupaten Muba. Dia terpilih karena dedikasinya yang tinggi selama mengajar di SMP Negeri Unggul 6 Sekayu. Atas kerja kerasnya itu, dia mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, untuk melanjutkan pendidikan Strata 2 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

“Penilaiannya sama dengan kepala sekolah berprestasi dan saya yang terpilih sebagai guru teladan. Makanya, saya bisa melanjutkan pendidikan di UNJ Jurusan Manajemen Pendidikan,” kata Nazarul Hasan kepada BeritaPagi, Minggu (7/6).

Tapi itu hanya secuil dari keberhasilan dia membangun dunia pendidikan Sumsel. Tahun 2013, awal pertama dia menjadi Kepala Sekolah SMPN 6 Sekayu, dia mampu meraih Piala Adiwiyata Mandiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk kategori Sekolah Kebersihan Berbudaya Lingkungan.

“Itu langkah awal saya menjadikan SMPN 6 Sekayu, menjadi Sekolah Sehat Provinsi. Alhamdulillah, sekolah kami menjadi yang terbaik tahun 2014 dan mendapat penghargaan dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin,” tambah suami dari Msy Adiah, S.Sos, MSi.

Pada tahun 2015, Nazarul melanjutkan, SMPN 6 Sekayu mewakili Sumsel di tingkat nasional untuk kategori Sekolah Sehat. Sumsel akan bersaing dengan 27 provinsi seluruh Indonesia, merebut penghargaan Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus nanti.

“Kita optimis bisa masuk tiga besar atau bahkan menjadi juara. Penilaian dari panitia pusat sudah ada, tinggal pengumuman saja,” tegasnya.

Selanjutnya, dia juga mewakili Muba dan Sumsel, pada pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2015, yang juga akan diumumkan pertengah Agustus ini. Dia terpilih mewakili Sumsel berdasarkan penilaian di tingkat kabupaten dan provinsi meliputi portofolio (Curriculum Vitae-red), kinerja individu serta karya tulis atau karya inovasi dalam pengembangan sekolah.

“Saya akan bersaing dengan perwakilan dari 35 provinsi se-Indonesia. Selain lihat CV, seluruh kompetensi diujikan kembali karena soal tingkat provinsi dan nasional berbeda, begitu juga dengan karya ilmiah harus dipaparkan ulang. Semoga saya bisa memberikan hasil terbaik,” tambah ayah dua anak ini.

Lantas apa itu Sekolah Sehat yang menjadi unggulan SMPN 6 Sekayu? Kata dia, Sekolah Sehat adalah melaksanakan Trias UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dengan unsur pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan budaya hidup sehat. Selain itu, mereka juga melakukan pembinaan dengan 10 sekolah lain tingkat SD dan SMP.

“SMPN 6 Sekayu juga memiliki program unggulan KKR (Kader Kesehatan Remaja dan Patroli Sampah. KKR melakukan Trias UKS pada siswa dan Patroli Sampah adalah keterlibatan elemen sekolah untuk budaya bersih dan sehat dengan cara melakukan patroli terhadap lingkungan sekolah,” paparnya.

“Kesulitan tentu ada terutama dari segi budaya di mana tidak bisa dipaksakan harus melakukan pengawasan. Kita ingin tegaskan, urusan kebersihan bukan semata tugas cleaning servis, makanya, siswa dan guru harus bantu tugas cleaning servis. Di SMPN 6 Sekayu, guru harus memasukkan unsur budaya sehat pada setiap mata pelajaran. Bahkan, KKR termasuk ekstrakurikuler (setiap hari Sabtu) dengan pendidik yang memiliki latar belakang kesehatan,” ungkap pria 47 tahun ini.

“Perlu diketahui. Sekolah kami disebut unggul karena prestasi akademis dengan meraih nilai UN SMP tertinggi tingkat Muba. SMPN 6 Sekayu juga tetap menjalankan program Sekolah Gratis yang diusung pak Alex Noerdin. Siswa belajar dari pukul 06-30 -17.00 plus mendapat makan gratis,” pungkasnya.

#fer

Biodata :

Nama : Nazarul Hasan, SPd, Mpd

TTL : Sindang Marga, Musi Banyuasin, 12 Mei 1968

Usia : 47 Tahun

Istri : Msy. Adiah, S.Sos, MSi

Anak : Nabila Putri Naziah (13)

Nurfakrisyah Dwinada (8)

Pendidikan :

S-1  Universitas PGRI Jurusan IPS Sejarah

S-2- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jurusan Manajemen Pendidikan

Pengalaman :

1997-2001 Guru SMPN 2 Pulau Rimau

2001-2013 Guru SMPN 6 Unggul Sekayu

2013-2015 Kepala Sekolah SMPN 6 Unggul Sekayu

Prestasi :

2006 Guru Teladan se-Musi Banyuasin

2013 Meraih Piala Adiwiyata Mandiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

2014 Membawa SMPN 6 Sekayu meraih penghargaan dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebagai sekolah sehat tingkat provinsi

2015 Membawah SMPN 6 Sekayu mewakili Sumsel di tingkat nasional kategori sekolah sehat

2015 Mewakili Sumsel sebagai Kepala Sekolah beprestasi di tingkat nasional

x

Jangan Lewatkan

Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Pontianak, BP–Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman membuka perayaan World Food Day yang umum disebut Hari pangan Sedunia (HPS) ke-37 ...