Home / Headline / Tak Ingin Mengecewakan Masyarakat

Tak Ingin Mengecewakan Masyarakat

SFC tidak mau membubarkan tim dan mengecewakan masyarakat Sumsel. Butuh pemikiran yang bijak untuk menyelamatkan Laskar Wong Kito.

Palembang, BP

Presiden Sriwijaya FC (SFC) Dodi Reza Alex menyampaikan, sanksi FIFA pada Indonesia membuat seluruh kompetisi sepakbola di Tanah Air tidak diakui.

Banyak tim sepakbola yang tadinya turun di Qatar National Bank (QNB) League melepas pemainnya, dan bahkan ada tim yang bubar.

Baca:  Eks Gelandang Lazio Merapat ke Sriwijaya FC

Tapi SFC tidak mau membubarkan tim dan mengecewakan masyarakat Sumsel. Butuh pemikiran yang bijak untuk menyelamatkan Laskar Wong Kito.

Pertama kali yang dilakukan manajemen SFC dengan menganalisa besarnya biaya pengeluaran setiap bulan. “Hal itulah yang membuat kami melepas tiga pemain asing dan satu pemain naturalisasi Belanda, dan saya rasa itu rasional,” ujar Dodi, Selasa (2/6).

Baca:  Minimalisir Kesalahan Dasar

Tiga pemain asing, Abdoulaye Maiga (Mali), Morimakan Koita (Mali), Goran Ljubojevic (Kroasia), dan Raphael Maitimo (pemain naturalisasi dari Belanda) punya gaji yang sangat besar. Keempat pemain tersebut punya nilai kontrak ‘setinggi langit’ dari pemain lokal, bahkan dari pemain terbaik lokal sekalipun, seperti Ferdinand Sinaga. Hal itulah yang mendasari dilepasnya keempat pemain asing. Harapannya keuangan tim berkandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang itu, tetap sehat.

Baca:  Sriwijaya FC Gilas Persela Lamongan 5-1

Manajemen SFC dapat berhemat dengan melepas keempat pemain itu. Hal itu perlu dilakukan untuk dapat membuat SFC tetap eksis di Bumi Sriwijaya di tengah carut-marutnya sepakbola Indonesia.#zaldodi

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Hari Ini, Sidang Pembatalan Pencalonan HDMY di Gelar di PTUN Palembang

Palembang, BP Hari ini, Selasa (17/7) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang menggelar persidangan gugatan No 39/G/2018/PTUN.PLG di PTUN Palembang ...