Home / Pendidikan / Penghapusan Skripsi Sudah Tepat

Penghapusan Skripsi Sudah Tepat

Palembang, BP

Wacana untuk tidak mewajibkan penulisan skripsi bagi mahasiswa mendapat dukungan sejumlah perguruan tinggi (PT) di Palembang. Kebijakan tersebut apabila jadi diterapkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) akan banyak membantu mahasiswa menyelesaikan studinya dalam waktu singkat.

“Kebijakan ini bisa menghapus image selama ini, yakni masuk bagus keluar buruk,” ujar Pembantu Rektor I Universitas Sriwijaya Prof Dr Ir Anis Sagaff, MSCE, Kamis (28/5).

Menurutnya, sebagian mahasiswa seringkali terkendala dalam menyusun skripsi sehingga berakibat mereka lama menyelesaikan kuliah. Oleh karena itu, sesuai dengan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), penulisan skripsi hanya sebagai proyek mahasiswa untuk mendemonstrasikan ilmu dengan data-data yang diperoleh semasa kuliah. “Selama ini mahasiswa dan perguruan tinggi tidak menerjemahkan hal tersebut dengan baik,” ujarnya.

Dikatakan, Universitas Sriwijaya sangat mendukung kebijakan Kemenristek-Dikti tersebut. “Ini sangat baik, jadi level skripsi tidak lagi harus tajam. Terpenting mahasiswa mengerti dan memahami intisari semasa kuliah, sesuai dengan jurusan masing-masing,” tukasnya.

Senada dikatakan Rektor Universitas Bina Darma (UBD) Prof Dr Bochari Rachman, MSc. Menurutnya, kebijakan tidak mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan sudah sangat tepat.

“Kebijakan ini sangat baik. Jadi, bisa saja nanti kewajiban menulis skripsi diganti dengan laporan akhir magang, sehingga mahasiswa bisa fokus dengan ilmu pengabdian di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, justru kewajiban menulis skripsi menghambat mahasiswa untuk menyelesaikan studi dalam waktu singkat. O adk

x

Jangan Lewatkan

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di KI Meriah

Palembang, BP–Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang menggelar kampanye 16 hari Anti kekerasan Terhadap perempuan tahun 2017, di Kambang Iwak, Palembang, ...