Home / Hukum / Pejabat Prabumulih Tersangka Korupsi

Pejabat Prabumulih Tersangka Korupsi

IMG_00001770Palembang, BP

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menetapkan lima mantan pejabat Kota Prabumulih sebagai tersangka perkara tindak pidana korupsi pengelolaan dana kas daerah Sekretariat Daerah Kota Prabumulih 2007-2011.

“Hari ini (kemarin-red) kami menetapkan lima orang tersangka dalam perkara korupsi pengelolaan dana APBD pada kas SKPD Setda Kota Prabumulih,” ujar Kasi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Sumsel Bobby Sandri didampingi Azwar Hamid, Kasi Eksekusi, Rabu (27/5).

Kelima tersangka adalah Ferdiansyah, mantan bendahara anggaran periode 2007-2013, saat ini menjabat Kabag Keuangan. Muslimin, mantan Kasubag anggaran 2007-2010, kini menempati posisi staf Sekda Prabumulih. Kemudian Abdul Latif (mantan Sekda Kota Prabumulih periode 2003-2008), Nila Utama (mantan Sekda periode 2008-2011), serta Ahmad Sobri, mantan Kabag Keuangan 2007-2009. Ketiganya kini telah pensiun.

Baca:  Ketua DPRD OKU Diperiksa 3 Jam

“Setelah dua kali diperiksa sebagai saksi. Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ada, mereka bertanggung jawab dalam perkara ini. Sehingga statusnya naik menjadi tersangka,” kata Bobby.

Terkait modus yang dijalankan tersangka hingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp19 miliar dalam perkara tersebut, Bobby menjelaskan, dari realisasi anggaran 2007 hingga 2011 ditemukan dana yang tidak sesuai peruntukan. Dana rutin operasional kegiatan kas Sekretariat Daerah Kota Prabumulih diduga telah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka. Sejak Maret lalu, pihak Kejati Sumsel mulai melakukan tahapan penyelidikan awal.

Baca:  Jaksa Geledah Ruang Kadinkes Muratara

“Dari pengaduan masyarakat, ada penyalahgunaan dana tersebut. Sehingga kami langsung melakukan upaya penyelidikan dan dalam waktu tiga bulan terakhir, sudah ditetapkan lima orang tersangka,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan menjerat tersangka lain, termasuk pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih. “Kami masih terus dalami perkara ini, dengan memeriksa sejumlah saksi lain, sekaligus mencari alat bukti baru. Sehingga bisa saja nantinya ada tersangka lain yang ikut terlibat dalam perkara ini,” katanya.

Baca:  Kecenderungan Pencucian Uang Hasil Korupsi

Dalam proses penyelidikan selama ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 25 orang saksi dari lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih. “Saat ini tersangka masih kooperatif saat dilakukan pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan. Sehingga, belum dilakukan penahanan,” tambahnya.#ris

x

Jangan Lewatkan

Pembobol Toko Diringkus Saat Isap Shabu

Palembang, BP–Sureng (30) buronan pelaku pembobolan toko sembako yang menggasak Rp66 juta dan 10 slop rokok diringkus di kediamannya saat ...