Home / Hukum / Kasus ESP Tetap Jalan, Belum Ada Rencana SP3

Kasus ESP Tetap Jalan, Belum Ada Rencana SP3

Palembang, BP

humas poldaPenyidik Subdit I Ditreskrimum Polda Sumsel, belum juga menemukan saksi untuk melanjutkan pemeriksaan terkait laporan penganiayaan yang dilaporkan Abdullah Husin, kepada mantan Walikota Palembang Eddy Santana Putra (ESP) dan kawan-kawan.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova, Rabu (20/5). Menurutnya, kasus penganiayaan yang dilaporkan Husin sudah ditangani pihak penyidik sejak satu tahun yang lalu. Namun, sampai saat ini belum dilanjutkan ke proses hukum selanjutnya.

“Penyidik belum dapat menetapkan siapa tersangkanya dari kasus ini, karena penyidik baru mendapati satu alat bukti saja,” ujar Djarod.

Menurut Djarod, untuk menetapkan tersangka, penyidik harus memiliki setidaknya dua alat bukti. Namun, saat ini alat bukti yang sudah diperoleh penyidik yakni hasil visum terhadap luka yang diderita Husin saat membuat laporan.

Ditambahkannya, luka yang dialami Husin, diduga karena mengalami pukulan dari ESP dan kawan-kawan saat mereka berada di Halaman Kantor PDIP, di Jalan Basuki Rahmad Palembang. Meskipun Husin berkata demikian, sambung Djarod, namun penyidik harus membutuhkan keterangan saksi yang bisa menguatkan ucapan Husin tersebut. Namun, kini saksi yang dibutuhkan untuk memberikan keterangan belum bisa dihadirkan untuk diambil keterangan.

“Karena dari alamat yang ada, saksi-saksi yang diajukan Husin sudah tidak ada lagi di kediamannya saat ini,” kata Djarod.

Meski belum mendapatkan saksi, penyidik masih memproses kasus ini. Sehingga, Surat Pemberhentian Proses Penyidikan (SP3) sampai saat ini belum dikeluarkan penyidik. Namun, batas waktu untuk mengeluarkan SP3 jika dalam batas waktu itu alat bukti yang dibutuhkan tidak kunjung didapat.

“Untuk kasus ini, belum memasuki batas waktu sehingga penyidik masih berupaya mendapatkan alat bukti yang cukup,” tutur Djarod.

#rio


 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Tiga Sekawan Dicokok Pesta Ganja Depan Kantor Lurah

Palembang, BP–Sedang asyik-asyiknya mengisap ganja, tiga sekawan Alhafis (20) warga Jalan Sirna Raga, Lorong Jaya, Andreyansah (30) dan Dede Setiawan ...