Home / Hukum / Bawa Sajam, Sopir Expedisi Diamankan

Bawa Sajam, Sopir Expedisi Diamankan

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO BAWA SAJAM- Junaidi (41) seorang supir expedisi yang terjaring razia dan membawa senjata tajam diamankan di Mapolresta Palembang Rabu (13/5).

BP/BELLY CASIO
BAWA SAJAM- Junaidi (41) seorang supir expedisi yang terjaring razia dan membawa senjata tajam diamankan di Mapolresta Palembang Rabu (13/5).

Junaidi (41) dipastikan meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Mapolresta Palembang atas aksi nekat-nya yang tertangkap tangan membawa senjata tajam. Supir truk ekspedisi ini diamankan saat petugas mengelar razia di Jalan Jendral Sudirman depan Martabak HAR, Rabu (13/5) lalu.

Baca:  Bawa Sajam, Penjaga Warnet Diamankan

Berdasarkan informasi yang dihimpun,‎ penangkapan tersangka saat mobil bus kota jurusan KM 12 – Plaju melintas di lokasi berlangsungnya razia rutin petugas. Tersangka yang saat itu menumpang di mobil tersebut sudah mulai resah dan akhirnya pasrah ketika petugas mengeledah tubuhnya. Sepucuk senjata tajam jenis pisau diamankan dari balik pinggang kanannya.

Baca:  Bawa Sajam, Penjaga Warnet Diamankan

“Pisau itu bukan milik saya Pak, itu dititipi orang yang baru saya kenal. Ya, saya selipkan saja di pinggang. Tak disangka saya di bawa ke ini,”beber tersangka yang tinggal di Komplek Bogenville, Blok E, No 10, RT 15 RW 06, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Sukarami.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi, SIk membenarkan sudah mengamankan tersangka berikut sebilah senjata tajam.

Baca:  Bawa Sajam, Penjaga Warnet Diamankan

“Bagaimana pun juga tidak dibenarkan membawa senjata seperti itu. Membawa senjata tanpa izin bisa dikenakan Undang Undang Darurat dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Pelaku sudah kitaa amankan berikut barang buktinya dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

6 Pria Asal Palembang Dilaporkan Hilang di Jawa Barat

Palembang, BP–Sebanyak enam pria asal Palembang dilaporkanmenghilang di Jawa Barat selama tiga bulan, sejak 14 September lalu. Keenamnya yakni Aditya ...