Home / Palembang / 150 IUP Dicabut

150 IUP Dicabut

Palembang, BP

Sekitar 150 izin usaha pertambangan (IUP) di Sumsel telah dicabut karena tidak memenuhi persyaratan dan peraturan yang ada. Sebelumnya, terdapat 363 pemegang IUP yang beroperasi di Sumsel. Sementara 213 sisanya masih beroperasi dan dievaluasi oleh Ditjen Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel Robert Heri mengatakan, dari 213 pemegang IUP yang kini masih beroperasi tersebut, kemungkinan besar akan ada lagi yang akan dicabut izinnya. “Namun untuk itu kita harus menunggu. Hanya Ditjen Minerba yang bisa memutuskan itu,” tuturnya, Selasa (5/5).

Robert menuturkan, IUP yang dicabut itu merupakan pengusaha tambang yang tidak memenuhi kewajibannya. Seperti rutin tidaknya perusahaan melengkapi fasilitas perusahaan dan rutinitas membayar royalti perusahaan kepada pemerintah.

Saat ini, diakuinya, Ditjen Minerba tengah melakukan evaluasi terhadap perizinan pertambangan di seluruh Indonesia, termasuk di Sumsel. Evaluasi tersebut telah dimulai sejak awal 2015, selesai dua hingga tiga bulan lagi.

Jika nanti hasil evaluasi sudah keluar, bukan berarti Pemprov Sumsel telah berwenang untuk memberikan izin. Karena hasil evalusi tersebut dipastikan Robert akan mengurangi jumlah pemegang IUP. “Jika perusahaan tambang yang ada terbukti tidak penuhi persyaratan Minerba, mau tak mau akan dicabut izinnya,” tegasnya. #idz

x

Jangan Lewatkan

Pelayanan Mesti Berbasis IT

Palembang, BP — Pelayanan terpadu yang diberikan Kota Palembang saat ini sudah berbasis teknologi atau IT. Hal ini juga untuk memudahkan ...