Home / Headline / Begal Tak Sadar Membegal Kawan Sendiri

Begal Tak Sadar Membegal Kawan Sendiri

Palembang, BP

Komplotan begal satu per satu berhasil diringkus Tim Reskrim Polsek Sukarami Palembang. Setelah dilakukan penyelidikan, Andika alias Kekot (19) dan Indra (25), dua dari lima pelaku pembegalan terhadap korban, Bayu Ramadani (17) yang tidak lain adalah kawannya sendiri, dipaksa menginap di Mapolsek Sukarami, Palembang, Minggu (3/5).

Tersangka Keket yang tercatat sebagai warga Jalan Kebun Bunga, Kampung Sukadamai, Lorong Krikil, RT 74 RW 14, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami itu, diringkus saat tengah bekerja sebagai buruh bangunan tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (2/5) sekitar pukul 16.00.

Selain mengamankan tersangka Kekot, selang beberapa lama, petugas Polsek Sukarami yang langsung melakukan pengembangan berhasil mengamankan seorang pelaku lainnya, Indra. Tersangka Indra ditangkap di kediamannya yang tidak jauh dari rumah tersangka Kekot.

Menurut keterangan Kekot, aksi tersebut ia lakukan bersama empat orang rekannya. Dan dalam aksi tersebut, ia hanya bertugas sebagai korban tabrakan setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai korban.

Baca:  Gubernur Sentil Soal Begal dan Kebersihan Palembang

“Saya pura-pura jatuh, kawan saya langsung mengeroyok korban. Bahkan agar korban ketakutan dan meninggalkan sepeda motornya, seorang kawan saya, Opin, langsung memukul kepalanya menggunakan celurit dan saya tidak tahu celurit itu didapat dari mana,” ujarnya saat diamankan di Mapolsek Sukarami.

Setelah kejadian itu, dikatakan Kekot, korban yang ketakutan pun langsung meninggalkan sepeda motornya begitu saja. Dan saat itulah ia dan rekan-rekannya langsung mengambil dan membawa lari sepeda motor milik korban.

“Sepeda motor korban yang mengambil Opin sebelum akhirnya kami simpan bersama,” katanya.

Saat disinggung kenapa ia tega membegal kawannya sendiri, dikatakan Kekot, awalnya ia tidak mengetahuinya lantaran korban memakai helm kaca gelap.

Baca:  Polda Sumsel Terjunkan Tim Gabungan Buru Pelaku Begal

“Saya tidak tahu kalau korban adalah kawan saya. Saya baru tahu saat korban dikeroyok dan membuka kaca helmnya,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Indra menjelaskan, sebelum kejadian berlangsung awalnya ia bersama keempat kawannya hendak menonton balap sepeda motor di lokasi kejadian.

“Kami dari rumah sengaja mau nonton balap di sana tapi saat di kawasan lokasi kejadian langsung timbul niat jahat itu. Baru sekali ini kami merampas sepeda motor dan kami juga tidak tahu sepeda motor itu mau diapain,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah, didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri menjelaskan, kedua tersangka berhasil diamankan setelah mengambil keterangan dari korbannya. Saat kejadian berlangsung, korban sempat melihat wajah seorang pelaku yakni Kekot yang kebetulan dikenalinya.

“Korban kenal terhadap seorang pelaku bahkan mengetahui alamat rumahnya. Maka dari itu, kita langsung melakukan pengejaran namun beberapa kali didatangi ke rumahnya, pelaku selalu tidak ada. Dan kebetulan kemarin sore saat kita datangi, pelaku berada tidak jauh dari rumahnya hingga akhirnya langsung diamankan,” jelasnya.

Baca:  Saat Beraksi, Begal Ini Malah Bacok Tangan Komplotannya

Setelah mengamankan tersangka Kekot, dikatakan Heri, pihaknya langsung melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap tersangka Indra yang kebetulan merupakan tetangga tersangka Kekot dan saat itu sedang berada di rumahnya.

Dengan ditangkapnya kedua tersangka, sambungnya, sehingga masih tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran petugas. Untuk barang bukti yang diamankan berupa dua unit sepeda motor yang masing-masing milik korban dan tersangka Kekot.

“Selain itu juga mengamankan helm yang dikenakan korban dan terdapat bekas goresan celurit. Akibat ulahnya, kedua tersangka bakal dijerat Pasal 365 KUHP,” tuturnya. #rioDSC03752

x

Jangan Lewatkan

UIN Raden Fatah Berduka

Palembang, BP Civitas akademika Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang berduka, salah satu dosen terbaiknya Drs. Kailani Mustafa, ...