Home / Hukum / Polres Banyuasin Usut Kasus Uang Palsu

Polres Banyuasin Usut Kasus Uang Palsu

Palembang, BP

Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri, mempercayakan penyidikan Rp17,8 juta uang palsu (upal) yang diamankan oleh Polsek Talang Kelapa Banyuasin beberapa hari lalu, untuk ditangani Polres Banyuasin.

Menurut dia, kasus ini dinilai cukup ditangani oleh Polres Banyuasin. Iza menilai, pembuktian uang yang dibawa ketiga tidak terlalu sulit. Selain itu, belum terindikasi ketiga pelaku sindikat pengedar upal antar provinsi.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan Polres Banyuasin, belum terindikasi mereka sindikat pengedar upal antar provinsi. Jika memang ada indikasi ke arah sana, tentunya akan diambil alih Polda Sumsel mengingat fasilitas yang dimiliki polres belum memadai untuk melakukan penyidikannya,” kata Iza, Jumat (1/5).

Baca:  Ratusan Lembar Uang Palsu Rp50.000 Beredar

Iza mengatakan, Polres Banyuasin sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka. Dalam proses penyidikan ini, Polres Banyuasin sudah bekoordinasi dengan Badan Pemberantasan Upal untuk mengungkap bagaimana upal itu di produksi. Selain itu, penyidik juga masih mendalami siapa produsen dari upal ini dan apakah satu dari tiga tersangka ada yang terbukti sebagai produsenya.

Baca:  Dirazia, Sopir Travel Pura-pura Kencing, Buang Bungkusan Uang Palsu

Sementara itu disinggung tentang keterlibatan oknum Polri, dikatakan Iza, penyidik masih menunggu proses pidana umumnya. Saat ini, penyidik masih dalam pelengkapan berkas terhadap oknum yang diketahui tugas di SPN Betung Banyuasin tersebut. Jika berkas sudah lengkap, ia akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk selanjutnya menjalani sidang. Penyidik juga masih mencari tahu apa peranan oknum ini.

“Ia baru akan disidang kode etik setelah ada putusan inkra dari pihak pengadilan. Jika divonis di atas tiga tahun penjara, ia akan diberhentikan secara tidak hormat dari statusnya sebagai anggota Polri,” kata Iza.

Baca:  Dirazia, Sopir Travel Pura-pura Kencing, Buang Bungkusan Uang Palsu

Seperti diketahui, dua masyarakat sipil dan satu oknum anggota Polri kedapatan membawa upal senilai Rp17,8 juta yang ada di mobil Corolla milik oknum. Penangkapan ketiganya bermula dari laporan penjual gorengan di Sembawa Banyuasin yang melihat satu lembar uang yang dibayarkan ketiga pelaku luntur terkena guyuran hujan.

Oknum SPN Betung yang terlibat diketahui bernama Brigpol Afrizal. Sedangkan dua pria lainya yang ditangkap, Slamet dan Nando, berstatus warga sipil.

#Iwr

x

Jangan Lewatkan

Ganti Shabu Dengan Garam, Andi Dibekuk

Kayuagung, BP–Berharap mendapat untung besar dengan mengelabui pembeli, Andi Piteriyadi (41), pengedar narkoba jenis shabu-shabu warga Desa Muara Niru, Dusun I, Kecamatan ...